Profil Singkat Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terkena OTT KPK

Editor: Nasuri
Senin, 3 November 2025 | 21:56 WIB
Profil Singkat Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terkena OTT KPK

Astakom.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Riau, tim penindakan KPK berhasil mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid, terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau). Berikut ini adalah profil singkat Abdul Hamid.

Abdul Wahid dikenal sebagai sosok politisi muda yang meniti karier dari bawah. Ia lahir pada 21 November 1980 di Dusun Anak Peria, Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir, Riau, sebagai anak ketiga dari enam bersaudara. Masa kecilnya diwarnai perpindahan ke Desa Sei Simbar, Kecamatan Kateman, wilayah pesisir Indragiri Hilir.

Lulusan UIN Sultan Syarif Kasim Riau ini menamatkan pendidikan hingga meraih gelar Magister Pendidikan Islam. Ia aktif dalam organisasi Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU), yang membentuk citra religius dan kedekatannya dengan kalangan pesantren.

Abdul Wahid mulai bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun 2002. Tujuh tahun kemudian, ia berhasil melangkah ke panggung politik daerah sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2009–2014.

Perjalanannya berlanjut ke tingkat nasional ketika ia terpilih sebagai anggota DPR RI Komisi VII pada 2019. Ia sempat kembali terpilih ke Senayan pada Pemilu 2024, namun memilih bertarung di Pemilihan Gubernur Riau 2024.

Bersama pasangannya SF Hariyanto, Abdul Wahid meraih 1.224.193 suara, menjadikannya Gubernur Riau terpilih periode 2025–2030. Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025 bersama ratusan kepala daerah lainnya.

Sebelum menjadi gubernur, Abdul Wahid juga sempat menjabat sebagai Bupati Indragiri Hulu, posisi yang mengukuhkan reputasinya sebagai pemimpin daerah yang dekat dengan masyarakat.

Sebagai kepala daerah, Abdul Wahid dikenal vokal dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir dan pedalaman Riau. Ia kerap menyoroti ketimpangan infrastruktur dan berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Gaya kepemimpinannya yang merakyat dan religius menjadikannya figur yang cukup populer di kalangan warga Riau, terutama di daerah asalnya di Indragiri Hilir.

Namun, perjalanan politik Abdul Wahid mendadak terguncang setelah KPK melakukan OTT pada 3 November 2025. Operasi tersebut diduga terkait pengadaan proyek di Dinas PUPR Riau.

GenZ Takeaway

Gubernur muda yang dulu dielu-elukan karena kesalehan dan kiprahnya dari bawah kini tersandung OTT KPK — bukti bahwa karier politik bisa naik secepat wahana, tapi juga jatuh sekencang roller coaster kalau lupa integritas. Lesson learned: idealisme jangan ditukar proyek, biar nggak di-“PUPR”-in sama KPK.

Abdul Wahid Gerakan Pemuda Ansor Gubernur Riau Integritas pejabat Korupsi PUPR KPK OTT KPK OTT Riau Pemerataan pembangunan PKB Politik Riau Prabowo Subianto

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB