Profil dan Kronologi Kasus Fransiska Melani: Tersangka Penggelapan Dana Investor Konser K-Pop TWICE

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:39 WIB
Profil dan Kronologi Kasus Fransiska Melani: Tersangka Penggelapan Dana Investor Konser K-Pop TWICE
Poster konser TWICE Jakarta, Sabtu, 23 Desember 2023. Kasus Fransiska Melani: Tersangka Penggelapan Dana Investor Konser K-Pop TWICE. (Instagram@mecimapro)

astakom.com, Jakarta - Polisi resmi menahan Direktur PT Melani Citra Permata (Mecimapro), Fransiska Dwi Melani, usai ditetapkan menjadi tersangka kasus penggelapan dana investor konser K-pop TWICE yang berlangsung di Jakarta pada Desember 2023.

Penahanan terhadap petinggi promotor yang sering menyelenggarakan konser grup K-pop tersebut dilakukan setelah adanya laporan polisi (LP) dari PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) selaku pihak investor acara.

“Untuk yang bersangkutan sudah ditahan, berarti sudah tersangka,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak saat dikonfirmasi para wartawan, Kamis (30/10/2025).

Kronologi Penggelapan

Kasus ini bermula dari kerja sama penyelenggaraan konser TWICE di Jakarta pada 23 Desember 2023.

Namun, dana investasi yang telah disalurkan diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Setelah upaya penyelesaian secara damai tidak membuahkan hasil, pihak MIB akhirnya mengirimkan surat somasi yang menuntut pengembalian dana serta pembatalan perjanjian pembiayaan.

Namun, somasi tersebut tidak direspons oleh pihak Mecimapro. Tidak ingin berlarut-larut, MIB kemudian melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2025 dengan nomor laporan LP/B/187/I/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap saksi, dokumen kerja sama, dan aliran dana investasi.

Reonald menambahkan, berkas perkara tersebut kini telah diserahkan kepada Kejaksaan untuk diteliti, dan jika dinyatakan lengkap, tersangka bersama barang bukti akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk proses persidangan.

"Kasus tersebut sudah di tahap 1 oleh penyidik, sudah kirim berkas sedang diteliti oleh jaksa mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah P21. Kalau masih ada kekurangan P19 lagi, mudah mudahan P21," kata dia.

Profil Fransiska Dwi Melani

Melani menjabat sebagai Direktur Mecimapro, promotor yang kerap membawa acara fan meeting dan konser K-Pop di Indonesia.

astakom menelusuri melalui media sosialnya yaitu LinkedIn, Melani sempat mengenyam pendidikan di Universitas Katolik Atmajaya Jakarta Fakultas Hukum pada tahun 2004-2008.

Direktur Mecimapro itu juga pernah menempuh pendidikan Bahasa Korea dan Sastra di Yonsei University, Korea Selatan pada 2020-2021.

Melani juga turut mengenyam pendidikan di Regina Pacis High School da Harvard Business School.

Sosok Melani dan Mecimapro memang tidak bisa dipisahkan karena sosoknya yang merupakan pendiri promotor tersebut.

Mecimapro didirikan pada tahun 2015 dengan misi memperkenalkan budaya Korea melalui musik di Indonesia dengan menggelar konser dan fan meeting.

Fransiska Melani menjadi pendiri sekaligus project director dari perusahaan Mecimapro.

Dengan latar belakang hukum dan pemahaman budaya Korea, Melani membangun Mecimapro sebagai promotor yang fokusnya pada artis-artis Korea Selatan.

Gen Z Takeaway

Kasus penahanan Direktur Mecimapro, Fransiska Dwi Melani, bikin publik heboh karena melibatkan nama besar di dunia konser K-pop Indonesia. Dugaan penggelapan dana investor konser TWICE jadi catatan serius soal transparansi dan profesionalisme di industri hiburan yang kian komersial.

Di balik euforia fandom dan cahaya panggung, kasus ini jadi reminder bahwa dunia entertainment juga butuh tata kelola yang bersih dan akuntabel, biar kepercayaan antara promotor, investor, dan fans tetap terjaga.

Fransiska Dwi Melani K-Pop Kasus Mecimapro Mecimapro Penggelapan Dana PT Media Inspirasi Bangsa PT Melani Citra Permata

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB