Update Kasus Bullying Alm. Timothy Anugerah, Haru Ungkapan Hati Ibunda!

Editor: Alfian Tegar
Senin, 27 Oktober 2025 | 21:48 WIB
Update Kasus Bullying Alm. Timothy Anugerah, Haru Ungkapan Hati Ibunda!
Timothy Anugerah Saputra, (22), Mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Universitas Udayana, semasa hidupnya. (astakom@8_11_timothyanugerah)

astakom.com, Jakarta - Setelah Menteri HAM Natalius Pigai meminta agar aparat kepolisian harus benar-benar menyelesaikan pemeriksaan kasus penyebab kematian Timothy Anugerah, yang diduga dilsebabkan oleh prilaku bullying oleh rekan sekampus Timothy Anugerah.

Sampai berita ini dimuat, pendalaman dan pemeriksaan baik itu dengan penyelidikan konvensional maupun juga penyelidikan scientific investigation, Kepolisian terus mendalami kasus ini.

Polda Bali mendalami penyebab kematian Timothy Anugerah. Polisi memeriksa ponsel dan laptop milik korban untuk mencari petunjuk terkait penyebab kematiannya.

Masih mendalami Gadget milik Korban

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan, pemeriksaan terhadap dua perangkat elektronik tersebut dilakukan guna menelusuri kemungkinan adanya indikasi bunuh diri maupun faktor lain.

“Ada perangkat dari korban yang kami dalami untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penyebab yang bersangkutan melakukan bunuh diri, yaitu ponsel dan laptop,” ujar Kombes Pol Ariasandy di Denpasar, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Ariasandy, pada tahap awal penyidik tidak dapat mengakses data dari ponsel maupun laptop karena pihak keluarga menolak proses hukum.

Ibunda korban bahkan telah menandatangani surat pernyataan penolakan penyelidikan dan menyatakan menerima kematian anaknya.

Sikap Koperatif Ibu alm. Timothy Anugerah

Namun, setelah dilakukan pendekatan persuasif dan penjelasan mendetail oleh pihak kepolisian, keluarga akhirnya bersedia menyerahkan perangkat milik korban untuk kepentingan penyelidikan.

“Setelah dilakukan pendekatan dan penjelasan oleh pihak kepolisian, keluarga akhirnya menyerahkan ponsel serta laptop Timothy, untuk keperluan penyelidikan,” kata Ariasandy.

Haru Pertemuan Terakhir Ibunda dengan Alm. Timothy Anugerah

Meninggalnya Timothy memberikan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama orang tuanya.

Dalam sebuah cuplikan tayangan, Sang ibunda, Sharon menceritakan "Betapa terkejutnya ia saat mendapat kabar dari pihak kampus, dan menjelaskan kondisi terakhir anaknya setelah mengalami jatuh," ktupi astakom.com dari tayangan podcast Denny Sumargo.

Sharon bercerita bahwa ia dikabari oleh pihak kampus yang memberitahukan bahwa Timothy (Timmy), berada di Unit Gawat Darurat (UGD). Tanpa menunda waktu, Sharon langsung menuju ke rumah sakit.

Dalam podcast tersebut, Sharon juga menjelaskan kondisi terakhir putranya setelah mengalami jatuh. Ia menuturkan bahwa Timothy Anugerah masih sadar ketika tiba di rumah sakit.

Sampai di sana (UGD), Timmy sedang diobservasi menyeluruh, ada USG gitu. Kemudian, dia masih buka mata,” kata Sharon, dikutip dari Youtube Denny Sumargo, Sabtu (25/10/2025)

Sharon menambahkan, “Dari jatuh sampai saya datang pun itu Timmy dalam keadaan sadar, dan dia sempat ngomong beberapa hal sama saya.”

Salah satu pesan terakhir yang disampaikan Timmy adalah mengenai lantai tempat ia jatuh. Sebagai ibu, Sharon pun memastikan informasi tersebut dan mendapatkan jawaban dari putranya.

"Jadi, saya tanya sama Timmy, 'Timmy ini ada yang bilang dari lantai dua, lantai tiga, Timmy jatuhnya dari mana?' terus Timmy bilang, 'lantai empat, mami.' Timmy bilang seperti itu sama saya," ujar Sharon.

Sharon mengaku tidak sempat menanyakan lebih jauh tentang penyebab jatuhnya putranya.

Gen Z Takeaway

Kasus meninggalnya Timothy Anugerah kini makin jadi sorotan publik. Setelah desakan agar penyelidikan dilakukan secara ilmiah, Polda Bali kini menelusuri ponsel dan laptop almarhum buat cari petunjuk di balik kematiannya. Awalnya keluarga sempat menolak autopsi dan pemeriksaan perangkat, tapi akhirnya menyerahkan setelah penjelasan dari polisi.

Di sisi lain, kisah ibunda Timothy di podcast Denny Sumargo bikin publik makin tersentuh, terutama saat ia menceritakan kondisi terakhir putranya yang masih sempat sadar dan berbicara sebelum meninggal. Kasus ini bukan cuma soal forensik, tapi juga soal rasa kehilangan dan harapan agar kebenaran benar-benar terungkap.

Bulliying Denny Sumargo Menteri HAM Polda Bali Sharon Timothy Anugerah Universitas Udayana Unud

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB