Pelatih Tenis Senior Deddy Prasetyo Adakan Workshop di Malang
astakom.com, Jakarta - Pelatih tenis senior dan kondang yang telah melahirkan sederet petenis papan atas nasional, Deddy Prasetyo, kembali menyelenggarakan Tennis Workshop yang kali ini mengambil thema “A Better Way to Build an Expert Performance” (Cara Terbaik Menjadi Pelatih Handal), 12-14 Desember, di The Alana Hotel Malang, Jawa Timur.
“Pelatih tenis yang baik harus terus menimba dan menimba ilmu sepanjang masa. Sebab olahraga tenis selalu berkembang dari masa ke masa dan selalu menghadirkan sesuatu yang baru untuk menyempurnakan ilmu tenis yang sudah ada. Jadi pelatih tenis yang baik mereka tidak akan berhenti mengejar keilmuwan tenisnya walau harus ke ujung dunia sekali pun,” kata Deddy ditemui di sela-sela kesibukan melatih anak didiknya di DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) di Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Peralihan Istilah Mengenai Tennis
Menurut Deddy, dulu di tenis sempat terkenal istilah speed and power. Istilah itu kini sudah kurang sesuai karena tenis sebenarnya bukan speed and power tapi tenis adalah cabang olahraga open skill, makanya dibutuhkan pelatih yang tahu cara terbaik untuk melahirkan petenis handal berprestasi.
“Melatih tenis bukan sekedar mengajari seorang atau anak bisa mukul bola, tetapi banyak aspek yang harus dibuat seorang pelatih,” ucap Deddy.
Deddy mengaku akan membedah secara langsung keilmuan mengenai Tennis dari yang paling mendasar pada workshop yang berjalan selama tiga hari itu.
“Nah saya akan mencoba mengupasnya dengan berbagi ilmu tenis pada Tennis Workshop: ”A Better Way to Build an Expert Performance” di Malang,” Kata Deddy.
“Saya akan mencoba membedah keilmuan tenis yang pernah saya dapat baik dari pengalaman melatih atau pun mengikuti keilmuan tenis dari sejumlah buku pelatih top tenis yang saya baca. Saya merangkum dan mengemasnya dengan cara yang lebih sederhana untuk saya berikan pada peserta Tennis Workshop di Malang. Jadi tunggu dan hadirlah di Malang,” terang Deddy.
Di Tennis Workshop di Malang ini kuota peserta dibatasi dan tidak banyak. pendaftaran ditutup pada 8 Desember nanti. Peminat bisa mendaftar dengan uang pendaftaran sebesar Rp3 juta.(aLf)
Gen Z Takeaway
Deddy Prasetyo, salah satu pelatih tenis legendaris Indonesia, lagi-lagi nunjukin kenapa beliau jadi sosok penting di dunia tenis nasional. Lewat Tennis Workshop bertema “A Better Way to Build an Expert Performance,” Deddy pengin ngajak pelatih-pelatih muda buat nggak cuma jago teknik, tapi juga ngerti filosofi dan sains di balik performa atlet.
Menurutnya, tenis udah bukan lagi soal speed and power, tapi tentang kemampuan adaptif dan strategi sebagai olahraga open skill. Intinya, jadi pelatih itu bukan sekadar ngajarin mukul bola, tapi juga membentuk mindset juara, dan itu perlu terus belajar, bahkan “ke ujung dunia” kalau perlu.













