Sainz Nilai Poin Perdana Williams di GP China sebagai “Kemenangan Kecil”
astakom.com, Jakarta – Pembalap Carlos Sainz Jr. menyebut raihan poin perdananya bersama Williams Racing pada balapan Grand Prix China 2026 akhir pekan lalu sebagai hasil yang sangat berharga, bahkan layak dianggap sebagai “kemenangan kecil” di tengah tantangan besar yang dihadapi timnya musim ini.
Sainz mengakhiri balapan di posisi kesembilan setelah memulai dari urutan ke-17, sebuah lonjakan signifikan yang menunjukkan eksekusi balapan yang solid. Start yang agresif menjadi kunci awal, di mana pembalap asal Spanyol itu langsung memperbaiki posisi sejak lap pembuka sebelum perlahan menembus zona poin.
“Kalau melihat posisi start kami, ini bisa dianggap sebagai kemenangan kecil,” ujar Sainz dikutip dari laman F1, Selasa (17/3). Ia menegaskan bahwa hasil tersebut bukan hanya soal satu poin tambahan, tetapi juga mencerminkan kerja keras tim dalam memaksimalkan peluang di tengah keterbatasan performa mobil.
Secara tidak langsung, Sainz mengungkapkan bahwa strategi balapan memainkan peran krusial. Ia menjelaskan bahwa tim memilih pendekatan satu kali pit stop yang berjalan sesuai rencana. Dengan manajemen ban yang baik dan ritme yang konsisten, ia mampu mempertahankan posisi di tengah tekanan dari para rival.
“Kami tahu start akan sangat penting, dan itu berjalan dengan baik. Setelah itu, kami hanya fokus menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang,” kata Sainz. Ia juga menambahkan bahwa disiplin dalam eksekusi strategi menjadi pembeda di balapan yang berlangsung ketat tersebut.
Sainz Akui Kekurangan
Meski meraih hasil positif, Sainz tidak menutup mata terhadap kondisi timnya saat ini. Ia secara tidak langsung mengakui bahwa Williams masih belum cukup kompetitif untuk bersaing di papan atas, terutama dalam hal kecepatan murni. Namun demikian, ia menilai hasil di Shanghai menjadi bukti bahwa tim masih bisa mencuri poin melalui strategi yang tepat dan minim kesalahan.Lebih lanjut, Sainz menegaskan bahwa hasil ini penting untuk membangun kepercayaan diri tim. Ia menyebut setiap poin di awal musim sangat berarti, terutama bagi tim yang sedang dalam proses pengembangan performa.
Balapan di Shanghai sendiri berlangsung sengit, khususnya di kelompok tengah, di mana selisih waktu antar pembalap sangat tipis. Dalam kondisi seperti itu, konsistensi dan ketenangan menjadi faktor kunci—dua hal yang berhasil dimaksimalkan Sainz sepanjang lomba.
Dengan hasil ini, Williams akhirnya membuka rekening poin mereka musim ini. Bagi Sainz, capaian tersebut bukan sekadar angka di klasemen, melainkan momentum penting untuk terus berkembang menghadapi seri-seri berikutnya di Formula 1 2026.













