Kado Hari Santri 2025, Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

Editor: Najib Khoiruddin
Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Kado Hari Santri 2025, Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

astakom.com, Jakarta – Kabar gembira hadir di momen Hari Santri Nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i setelah menerima surat resmi dari Kementerian Sekretariat Negara.

“Alhamdulillah, saya baru saja menerima kabar dari Kementerian Sekretariat Negara tentang terbitnya Persetujuan Izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden Tentang Perubahan atas Perpres Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama,” ujar Wamenag di Jakarta, dikutii astakom.com, Rabu (22/10).

Surat dengan nomor B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025 tertanggal 21 Oktober 2025 itu berisi perintah Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi agar Ditjen Pesantren segera dibentuk.

“Dengan surat ini, saya ingin menyampaikan bahwa Presiden telah menyetujui pembentukan Ditjen Pesantren. Pembentukan ini bertujuan agar perhatian terhadap pesantren semakin besar, baik dari sisi personalia, pendanaan, maupun program, sehingga pemerintah semakin hadir dalam mendukung perkembangan pesantren di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Wamenag menyebut, kehadiran Ditjen Pesantren akan memperkuat fungsi pesantren dalam tiga ranah utama, yakni fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. “Semoga dengan adanya Ditjen ini, pesantren ke depan dapat semakin berdaya dan berkontribusi besar bagi bangsa,” ujarnya.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyambut baik keputusan Presiden Prabowo, yang menurutnya menjadi “kado spesial” untuk dunia pesantren di Hari Santri Nasional 2025. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan Ditjen Pesantren.

“Wabil khusus Wamenag telah memerjuangkannya sesegera mungkin,” ujar Menag.

Perjuangan Panjang Pembentukan Ditjen Pesantren
Sebagai informasi, rencana pembentukan Ditjen Pesantren bukanlah hal baru. Usulan ini pertama kali muncul pada tahun 2019, di masa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Gagasan tersebut kembali dihidupkan pada tahun 2021 dan 2023 di era Menag Yaqut Cholil Qoumas, dan kini kembali diperjuangkan Kemenag di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar.

Prosesnya terus bergulir melalui koordinasi antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Saat ini, seluruh dokumen dan kajian administratif sudah rampung. Pembentukan Ditjen baru di Kemenag itu juga telah mendapat izin prakarsa dari Presiden Prabowo, sebagai final dari proses yang panjang.

Gen Z Takeaway

Akhirnya, mimpi panjang dunia pesantren jadi kenyataan. Pas di momen Hari Santri Nasional 2025, Presiden Prabowo resmi kasih lampu hijau buat pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kemenag. Wamenag Romo Muhammad Syafi’i bilang, langkah ini bakal bikin perhatian ke pesantren makin serius—dari pendanaan sampai program pembinaan.

Menag Nasaruddin Umar nyebut keputusan ini sebagai “kado spesial” buat para santri, dan pastinya jadi bukti nyata bahwa pemerintah makin hadir buat memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Santri bukan cuma ngaji, tapi juga siap jadi motor perubahan bangsa!

Ditjen Pesantren Hari Santri Nasional Kemenag Kementerian Agama Nasaruddin Umar Prabowo Subianto Romo KH R Muhammad Syafi'i Santri

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB