Batik di Panggung Forbes Global CEO Conference 2025

Editor: Usman
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:55 WIB
Batik di Panggung Forbes Global CEO Conference 2025
Chairman dan Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr. (Steve Forbes) dan Prabowo Subianto mengenakan pakian batik / Foto : FB Seskab/ Astakom

astakom.com, Jakarta Batik, – Ada pemandangan menarik di sela jamuan makan malam penutupan Forbes Global CEO Conference 2025 yang digelar di Island Ballroom, Hotel St. Regis, Jakarta, Rabu (15/10/2025). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Chairman sekaligus Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr. atau Steve Forbes, kompak mengenakan batik.

Dialog santai bertajuk “A Meeting of Minds” itu menghadirkan suasana yang tidak hanya menandai pertemuan dua tokoh dunia, tetapi juga memperlihatkan sentuhan budaya Indonesia di forum internasional. Batik yang mereka kenakan seolah menjadi jembatan simbolis, menghubungkan nilai tradisi dengan percakapan global seputar kepemimpinan, ekonomi, dan masa depan dunia usaha.

Presiden Prabowo tampil dengan batik cokelat gelap lengan panjang. Di sampingnya, Steve Forbes memilih batik bercorak abu-abu dengan sentuhan cokelat terang. Paduan busana ini mencuri perhatian hadirin, karena memperlihatkan bagaimana tokoh internasional ikut merayakan warisan budaya Nusantara.

Koperasi Merah Putih Bangkitkan Perajin Batik Yogyakarta

Keduanya duduk satu meja, berbincang hangat dalam suasana penuh keakraban. Momen itu juga memberi sinyal bahwa diplomasi Indonesia tidak selalu hadir dalam ruang kaku, tetapi bisa tampil dengan kehangatan, kesetaraan, dan simbol budaya.

Jamuan makan malam tersebut menjadi penutup resmi konferensi akbar Forbes Global CEO Conference 2025 yang telah berlangsung sejak Selasa (14/10). Sejumlah tokoh penting dari dunia bisnis dan filantropi ikut hadir. Di antaranya, Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (PermataBank) Meliza Musa Rusli, serta Belinda Tanoto dari Tanoto Foundation. Mereka turut duduk satu meja dengan Presiden Prabowo dan Steve Forbes.

Dari Batik Ciprat Jadi Tas Premium, Karya Disabilitas Siap Masuk Pasar

Prabowo tidak sendiri. Ia didampingi oleh sang adik, Hashim Djojohadikusumo, serta CEO Danantara, Rosan P. Roeslani. Kehadiran para figur ini memperkuat kesan bahwa jamuan malam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga ruang mempertemukan pemimpin bisnis, filantrop, dan negara untuk menjalin komunikasi yang lebih personal.

Batik Makna Diplomasi Budaya

Penampilan kompak Prabowo dan Steve Forbes dengan batik menjadi sorotan khusus. Dalam konteks diplomasi, busana tradisional kerap digunakan sebagai bahasa simbolis. Batik bukan sekadar kain bercorak, tetapi representasi nilai, sejarah, dan identitas bangsa.

Dengan Forbes memilih batik, tersirat penghormatan terhadap budaya Indonesia dan juga sebuah pengakuan atas posisi Jakarta sebagai tuan rumah pertemuan CEO dunia. Sementara bagi Presiden Prabowo, mengenakan batik adalah konsistensi menghadirkan Indonesia di panggung dunia dengan jati diri bangsa.

Meski tidak ada paparan resmi yang panjang dalam jamuan tersebut, momen “A Meeting of Minds” menghadirkan ruang dialog antara pemimpin negara dan figur bisnis internasional. Forbes, dengan reputasi panjang sebagai pemimpin media bisnis global, dan Prabowo, sebagai kepala negara, menunjukkan keterbukaan untuk berbagi pandangan tentang ekonomi, kepemimpinan, dan arah masa depan.

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober: Dari Keraton ke Panggung Dunia

Konferensi CEO global ini memang menjadi ajang tahunan penting, tempat para pemimpin dunia usaha, investor, dan pembuat kebijakan bertemu. Jakarta yang menjadi tuan rumah tahun ini semakin mempertegas peran Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam percaturan ekonomi dunia.

Pemilihan St. Regis Jakarta sebagai lokasi acara juga tak lepas dari pesan simbolis. Hotel bintang lima ini menjadi tempat berkumpulnya tokoh-tokoh dunia, mulai dari pengusaha, pemimpin lembaga filantropi, hingga pejabat tinggi negara. Suasana formal namun hangat menjadi ciri khas jamuan malam yang menutup rangkaian konferensi.

Persaudaraan Serumpun dalam Balutan Batik: Prabowo dan Anwar Ibrahim Dinner di Kartanegara

Dengan menghadirkan Presiden Republik Indonesia secara langsung, Forbes Global CEO Conference 2025 memberikan bobot tambahan pada posisi Indonesia. Prabowo bukan hanya hadir sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai simbol bahwa Indonesia siap berdialog setara dengan tokoh-tokoh global.

Gen Z Takeaway

Prabowo x Steve Forbes vibes = Batik Brotherhood! Di dinner penutupan Forbes Global CEO Conference 2025 di St. Regis Jakarta, Presiden Prabowo Subianto dan Chairman Forbes Steve Forbes tampil kompak pakai batik.

Moments worth noting: Prabowo: batik cokelat gelap, Steve Forbes: batik abu-abu & cokelat terang duo elegan Indonesia style. Suasana santai, akrab, penuh obrolan hangat di meja makan. Duduk bareng juga ada Hashim Djojohadikusumo & Rosan Roeslani, plus tokoh penting seperti Meliza Musa Rusli (PermataBank) & Belinda Tanoto (Tanoto Foundation).

Pesan yang nyampe: Indonesia bawa cultural pride ke panggung global. Dari boardroom ke ballroom, batik jadi simbol diplomasi & hospitality ala Nusantara. Singkatnya: Global minds, local pride — Batik jadi bahasa persahabatan Prabowo & Steve Forbes.

Batik batik indonesia Chairman dan Editor in Chief Forbes Malcolm Stevenson Jr Steve Forbes

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB