Menlu Sugiono: Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Tunjukkan Kepercayaan Dunia pada Konsistensi RI Bela Palestina

Editor: Usman
Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:25 WIB
Menlu Sugiono: Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Tunjukkan Kepercayaan Dunia pada Konsistensi RI Bela Palestina

astakom.com, Jakarta — Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam penandatanganan Middle East Peace Deal di Sharm El-Sheikh, Mesir, merupakan bukti kepercayaan internasional terhadap konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian dunia, khususnya bagi rakyat Palestina.

Dalam keterangannya kepada media di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, usai mendampingi Presiden pulang dari KTT Perdamaian Gaza, Sugiono menekankan bahwa keterlibatan Indonesia di forum tersebut memiliki makna strategis dan simbolis.

“Negara-negara yang terlibat dalam proses perundingan ini melibatkan Indonesia dan saya kira ini merupakan satu bentuk kepercayaan dan perhatian besar dari dunia internasional terhadap posisi,” ujar Menlu Sugiono.

Menlu Sugiono Serahkan Hak Ahli Waris Zetro Leonardo Purba, Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Keluarga

Ia melanjutkan, “Dan peran Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian dunia serta kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.”

Indonesia sejak awal berdirinya selalu menempatkan isu Palestina sebagai bagian penting dari politik luar negeri. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak hanya dinyatakan dalam forum internasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata.

Selama ini, Indonesia aktif memberikan bantuan pangan serta kebutuhan sehari-hari kepada rakyat Palestina. Berbagai misi kemanusiaan kerap dijalankan, mulai dari pengiriman beras hingga bantuan logistik, sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan masyarakat di Gaza.

Menlu Sugiono di G20 FMM: Perdamaian Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Kini, komitmen tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan langsung dalam perundingan perdamaian. Menurut Sugiono, partisipasi Indonesia dalam KTT Gaza menunjukkan bahwa dunia internasional mengakui konsistensi sikap Indonesia.

“Partisipasi ini adalah kelanjutan dari rekam jejak panjang Indonesia yang selalu berpihak pada perdamaian dan kemerdekaan Palestina,” jelasnya.

KTT Perdamaian Gaza digelar di Sharm el-Sheikh International Convention Centre, Mesir, pada Senin (13/10/2025). Pertemuan ini dihadiri oleh 35 pemimpin dunia, termasuk sejumlah kepala negara dan tokoh penting yang terlibat langsung dalam upaya menghentikan konflik di Gaza.

Menlu Sugiono akan Hadiri KTT Darurat Arab–Islam di Doha Wakili Indonesia

Dalam forum itu, para pemimpin sepakat menandatangani Middle East Peace Deal yang menandai awal fase baru perdamaian di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan ini diharapkan menjadi titik balik penting menuju stabilitas, sekaligus mengakhiri penderitaan panjang masyarakat Gaza akibat konflik berkepanjangan.

Sugiono menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut menekankan pentingnya penghentian perang di Gaza, dimulainya gencatan senjata, serta dibukanya jalan bagi proses rekonstruksi dan stabilisasi kawasan.

“Middle East Peace Deal menekankan pentingnya upaya menghentikan perang di Gaza dan memulai fase baru perdamaian di kawasan,” tegasnya.

Sugiono Jabat Sekjen Partai Gerindra

Selain memberikan dukungan moral dan diplomasi, Indonesia juga membuka kemungkinan untuk ikut berperan secara langsung dalam menjaga perdamaian di Gaza. Menlu Sugiono menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi, termasuk jika diminta untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian.

Menlu Sugiono Apresiasi Azerbaijan dalam Proses Evakuasi WNI

“Kita sudah menyatakan kesiapan, tapi detailnya masih dibahas karena modalitasnya banyak. Yang pasti Indonesia siap berperan,” ujar Sugiono.

Langkah ini menunjukkan kesiapan Indonesia tidak hanya sebagai pengamat atau pendukung dari jauh, melainkan juga sebagai negara yang aktif menjaga keamanan dan perdamaian di lapangan.

Momentum Diplomasi Prabowo

Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Gaza dipandang sebagai momentum penting bagi diplomasi Indonesia. Tidak hanya memperlihatkan posisi tegas dalam mendukung Palestina, tetapi juga mengukuhkan peran Indonesia sebagai negara besar yang mampu menjadi jembatan dialog.

Dengan partisipasi dalam Middle East Peace Deal, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang menjunjung tinggi amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Sugiono menutup keterangannya dengan optimisme bahwa langkah-langkah diplomasi ini akan membuka jalan bagi terciptanya perdamaian permanen. Menurutnya, meski tantangan masih besar, keterlibatan Indonesia menjadi bukti bahwa suara dan sikap bangsa ini terus mendapat tempat di dunia internasional.

“Indonesia akan selalu siap untuk terus terlibat dalam menjaga perdamaian di Gaza. Baik melalui diplomasi, bantuan kemanusiaan, maupun kontribusi dalam pasukan perdamaian bila diperlukan,” tandas Sugiono.

Gen Z Takeaway

Kehadiran Prabowo di KTT Gaza bukan cuma formalitas, tapi bukti kalau dunia percaya sama konsistensi Indonesia bela Palestina. Dari ngirim bantuan pangan sampai ikut duduk di meja perundingan, RI nunjukkin peran nyata buat hentikan perang dan buka jalan damai. Menlu Sugiono bilang jelas: Indonesia siap terus gaspol jaga perdamaian, bahkan kalau diminta kirim pasukan peacekeeping.

Aksi Dukung Palestina Gaza Gaza Damai KTT Mesir KTT Perdamaian Gaza Menlu Sugiono palestina Prabowo Subianto Presiden Turki Erdogan Sugiono trump

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB