Jelang Mandatori B50 di 2026, Siap-siap Ada 2,5 Juta Lapangan Kerja Baru
astakom.com, Jakarta — Pemerintah memastikan penerapan mandatori Biodiesel B50 pada tahun 2026 tak hanya bertujuan menghentikan impor solar, tetapi juga membuka peluang besar bagi penciptaan lapangan kerja di sektor energi terbarukan dan industri kelapa sawit nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kebijakan B50 merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya dalam negeri.
“Kebijakan mandatori B50 menjadi bagian dari visi pemerintah dalam menciptakan new economic order atau arah baru perekonomian Indonesia yang berlandaskan pada pemanfaatan sumber daya dalam negeri,” jelas Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, dikutip astakom.com, Jumat (10/10).
Menurut Bahlil, implementasi B50 akan disertai peningkatan kapasitas produksi fatty acid methyl ester (FAME) dari 15,6 juta kiloliter pada 2025 menjadi 20,1 juta kiloliter pada 2026. Langkah ini diperkirakan akan memberi efek domino terhadap sektor ekonomi dan ketenagakerjaan nasional.
Berdasarkan proyeksi Kementerian ESDM, pengembangan biodiesel B50 akan menyerap hingga 2,5 juta tenaga kerja di sektor perkebunan sawit dan 19 ribu pekerja di industri pengolahan biodiesel.
“Peningkatan kapasitas produksi FAME ini tak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga berdampak luas terhadap ekonomi nasional,” ujar Bahlil.
Kebijakan ini diyakini akan menciptakan ekosistem baru industri energi terbarukan yang inklusif dan padat karya. Selain itu, peningkatan permintaan sawit untuk kebutuhan energi juga akan mendongkrak kesejahteraan petani dan memperkuat rantai pasok domestik.
Pemerintah menegaskan, penerapan B50 adalah langkah strategis menuju kemandirian energi nasional sekaligus upaya memperluas lapangan kerja hijau (green jobs) di dalam negeri.
Dengan kebijakan ini, Indonesia tidak hanya menghemat devisa dan menekan impor solar, tetapi juga memperkuat ekonomi rakyat melalui pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan.
Gen Z Takeaway
Mulai 2026, program Biodiesel B50 bukan cuma soal energi hijau, tapi juga soal cuan hijau. Literaly! Pemerintah siap buka 2,5 juta lapangan kerja baru di perkebunan sawit dan 19 ribu di pabrik biodiesel.Kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, ini bagian dari visi Presiden Prabowo buat bikin “new economic order” alias arah baru ekonomi Indonesia yang nggak bergantung sama impor tapi berdiri di atas sumber daya sendiri.










