Ayahnya Meninggal, Ekonomi Sulit — Tapi Rafli Tak Menyerah! Kini Sekolah Garuda Jadi Harapan Baru
astakom.com, Samarinda - Mohammad Rafli Ekatama, siswa kelas 12 asal Samarinda, membuktikan bahwa mimpi besar tak harus padam meski hidup serba terbatas. Sejak ayahnya kehilangan pekerjaan, Rafli tetap berjuang dengan belajar giat dan bekerja paruh waktu sebagai tutor privat. Namun, ujian hidup datang kembali saat ayahnya meninggal dunia karena kanker. Di tengah kesedihan dan keterbatasan, Rafli memilih untuk bangkit, bukan menyerah.
Kini, harapan baru muncul lewat Sekolah Garuda — program unggulan pemerintah yang fokus mengembangkan talenta muda di bidang sains dan teknologi. Transformasi SMAN 10 Samarinda menjadi Sekolah Garuda membuka peluang bagi siswa berprestasi seperti Rafli untuk meraih pendidikan ke luar negeri. Simak kisah inspiratif Rafli yang membuktikan bahwa semangat dan harapan bisa mengalahkan segala keterbatasan.










