astakom.com, Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi menyampaikan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus menguat hingga akhir tahun setelah berhasil menembus level 8.200.
“IHSG sudah menyentuh 8.200, bahkan hari ini sudah 8.202 ya, kalau nggak salah per tadi, barusan gitu ya. Tentunya OJK menyambut baik optimisme penguatan IHSG ini dan kami berharap memang optimisme ini akan berlanjut sampai akhir tahun,” ujar Inarno di Jakarta, dikutip astakom.com, Kamis (9/10).
Menurutnya, tren positif IHSG didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang solid serta kinerja cemerlang emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski begitu, ia tetap mengingatkan investor untuk mewaspadai faktor eksternal seperti geopolitik global dan inflasi dunia.
“Tentunya kami di OJK selalu mengingatkan bahwa keputusan dalam berinvestasi ini tetap perlu diiringi dengan kewaspadaan dan pengelolaan risiko yang baik,” imbuhnya.
Sepanjang September 2025, IHSG, nilai kapitalisasi pasar saham, dan Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) berhasil mencetak rekor tertinggi. IHSG ditutup di level 8.061,06 atau naik 2,94 persen month-to-month dan 13,86 persen year-to-date, dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp14.890 triliun. Nilai kapitalisasi sempat menyentuh rekor Rp14.995 triliun pada 29 September 2025.
Inarno menambahkan, hampir seluruh indeks sektoral mengalami penguatan, dengan sektor perindustrian mencatatkan kenaikan terbesar. Likuiditas transaksi juga meningkat signifikan, dengan rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp24,02 triliun—tertinggi sepanjang sejarah.
Walau investor asing mencatat net sell sebesar Rp3,80 triliun selama September, dan total net sell tahun berjalan mencapai Rp54,75 triliun, OJK menilai pasar modal Indonesia tetap dalam tren positif. “Perkembangan ini ditopang oleh arah penguatan pasar saham global dan kinerja perekonomian domestik yang tetap terjaga,” ucap Inarno.
Menkeu Upayakan IHSG To The Moon
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan optimisme yang sama. Ia bahkan menyebut pergerakan IHSG berpotensi ‘to the moon’. “Saya pikir IHSG akan cenderung naik terus, mungkin 10 tahun lagi seperti yang saya bilang tadi. Jadi, in short IHSG to the moon,” kata Purbaya, Kamis (9/10).
Purbaya menjelaskan, pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang luas untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan pasar modal. “Saya masih punya uang cukup banyak untuk menambah lagi kalau diperlukan. Tapi, otomatis kalau ekonominya bagus, pasar saham naik. Jadi, pergerakan di pasar saham menggambarkan ekspektasi investor untuk ke depannya kita seperti apa,” ujarnya.
Gen Z Takeaway
IHSG lagi auto naik, Kepala Eksekutif OJK Inarno Djajadi bilang indeks saham Indonesia udah tembus 8.200 dan bisa terus ngebut sampai akhir tahun, didukung ekonomi nasional yang solid plus performa emiten di BEI yang makin gacor. Tapi doi juga ngingetin, jangan asal FOMO, tetap jaga kewaspadaan karena sentimen global bisa ngacak-ngacak pasar.
Sementara itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa makin optimis dengan bilang “IHSG to the moon!”, karena pemerintah masih punya ruang fiskal gede buat dorong ekonomi dan bikin pasar modal makin cuan.

