Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Prabowo Ungkap Kondisi Korban Aksi Ricuh di RS Polri, Terbakar Leher, Paha, hingga Alat Vital

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kondisi aparat kepolisian yang menjadi korban pasca demonstrasi yang berujung ricuh. Ia mengatakan aparat yang dirawat tersebut ada yang mengalami kondisi terbakar, mulai dari leher, paha hingga alat vital. Hal tersebut disampaikannya usai menjenguk aparat dan warga sipil yang dirawat di RS Polri pada Senin, (1/9).

“Di banyak tempat saya dapat laporan, datang truk-truk, di situ ada petasan-petasan yang berat dan besar, dan ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada yang terbakar paha,” ungkapnya.

“Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya, ini sudah menurut saya memang-memang sudah rusuh, niatnya membakar, ditemukan truk isinya alat-alat untuk membakar,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan 17 korban masih di rawat di RS Polri. Ada anggota Polri yang mengalami cedera berat di bagian kepala hingga harus menjalani operasi

“Ada 43 yang cedera, sebagian besar sudah pulang, sekarang masih 17 ada di sini, 14 anggota dan 3 masyarakat. Satu adalah perempuan yang mau ke pasar naik motor dipatahkan pahanya dan motornya diambil, oleh katanya demonstran atau apa, tetapi dia jelas ini perusuh, yang lain ada yang kena, saya sudah tengok 13 [orang] di atas, ada yang berat. Kepalanya sampai harus operasi tempurung,” ujarnya.

Prabowo juga mengatakan aksi demo yang ricuh bukan bertujuan untuk memberikan pendapat, melainkan berniat membuat gaduh dengan memprovokasi rakyat.

“Datang ke suatu tempat, bukan berasal dari situ, mau membakar, mau merusak, dan menciptakan amarah rakyat, menyerang, ya jadi ini keprihatinan saya, tapi tidak ada masalah kita akan tegas,” tandasnya.

Di akhir, Prabowo menegaskan bahwa ia akan menjalankan UUD untuk melindungi rakyat Indonesia. “Saya dipilih oleh rakyat, saya punya mandat dari rakyat, saya disumpah menjalankan UUD dan akan saya jalankan,” tutupnya.

Gen Z Takeaway

Prabowo langsung blak-blakan soal kondisi aparat dan warga yang jadi korban demo ricuh: ada yang terbakar kena petasan, patah tulang, bahkan sampai harus operasi kepala. Dia tegas bilang, ini bukan aspirasi rakyat tapi ulah perusuh yang sengaja bikin chaos dengan niat bakar dan rusak fasilitas. Demo damai boleh, tapi kalau udah nyakitin orang, itu udah beda cerita. Prabowo pastiin negara bakal hadir, UUD dijalankan, dan rakyat tetap jadi prioritas utama

Feed Update

KPK Periksa Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Dalami Dugaan Gratifikasi Tambang di Kukar

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan keuntungan dari hasil tambang di Kutai Kartanegara (Kukar) oleh Ketua Umum (Ketum) Pemuda Pancasila...

KSP Nilai Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah: Presiden Prabowo sangat Visioner!

astakom.com, Jakarta — Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menilai bahwa Indonesia...

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...