Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa, Perintahkan Usut Tuntas Insiden Demonstrasi
astakom.com, Bogor – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi saat demonstrasi pada Kamis (28/08) malam, termasuk peristiwa meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (29/08), dikutip astakom.com dari akun resmi media sosial Kementerian Sekretariat Negara RI.
"Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini," ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan jaminan kehidupan bagi keluarga almarhum serta keluarganya.
”Pemerintah akan memberikan jaminan kehidupan bagi keluarga almarhum serta memberi perhatian khusus kepada orang tua, saudara, dan kerabatnya,” tulis akun resmi media sosial Facebook.
Lebih lanjut, Kepala Negara menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan berlebihan aparat yang berujung pada insiden tersebut.
”Kekecewaan mendalam atas tindakan berlebihan aparat dan memastikan bahwa proses hukum akan ditegakkan secara adil serta transparan,” lanjut pernyataan tersebut.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo juga menghimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan percaya terhadap langkah pemerintah.
Presiden juga menekankan bahwa semua keluhan masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti seraya menegaskan aspirasi masyarakat hendaknya disampaikan dengan cara yang baik.
"Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada, agar unsur-unsur yang selalu ingin huruhara, yang ingin chaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat, bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita."
"Bangsa kita sedang berbenah diri, bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan, semua kekayaan untuk kita," lanjutnya
”Aspirasi yang sah tetap bisa disampaikan melalui cara-cara yang tertib,” pungkas Presiden.











