Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

DPR Desak Operasi Pasar Masif Demi Stabilkan Harga Beras

astakom, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah Harum meminta pemerintah untuk segera menggelar operasi pasar secara masif demi menekan lonjakan harga beras dan menjamin keterjangkauan bagi masyarakat.

“Kebijakan operasi pasar bukan sekadar instrumen ekonomi, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi hak rakyat atas pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau,” tegas Sarifah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dikutip astakom.com, Kamis (7/8).

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat dan antisipatif agar tidak terjadi gejolak harga, yang salah satunya disebabkan oleh isu beras premium tak sesuai mutu alias beras oplosan.

Ia pun memperingatkan potensi krisis pasokan yang bisa memicu lonjakan harga, apalagi menjelang momentum penting seperti Hari Kemerdekaan RI.

“Jangan sampai masyarakat kita semakin resah. Setelah ada kasus beras oplosan, jangan sampai muncul gejolak kelangkaan stok beras di pasaran yang bisa mengakibatkan lonjakan harga beras. Ini sangat mengkhawatirkan publik. Pemerintah perlu segera mengambil langkah cepat,” ujarnya.

Sarifah menekankan bahwa intervensi pasar harus dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam pendistribusian agar tidak terjadi penyalahgunaan atau pengoplosan ulang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Langkah antisipatif dari pengambil kebijakan sektor pangan nasional sangat penting di tengah tingginya dinamika pasokan dan permintaan beras,” kata Sarifah.

Sebagai bagian dari solusi, Komisi VI DPR RI mendorong Perum Bulog untuk segera mengguyur pasar dengan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Namun, distribusi ini harus didampingi dengan sistem pengawasan yang ketat, terutama di wilayah-wilayah rentan.

Selain itu, Sarifah meminta percepatan distribusi hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Ia mendorong adanya kolaborasi lintas BUMN strategis seperti PT Pos Indonesia, Pupuk Indonesia, ID Food, dan PTPN III, serta keterlibatan penuh dari kementerian dan lembaga terkait.

“Kesuksesan pelaksanaan kebijakan operasi pasar beras akan menjadi bagian penting dari sinergi kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Feed Update

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...