Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Trump Klaim Jepang Siap Investasi Rp 9.000 Triliun Demi Turunkan Tarif Impor AS

astakom, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Jepang siap menggelontorkan investasi senilai USD 550 miliar atau setara hampir Rp 9.000 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.358 per dolar AS).

Investasi jumbo ini merupakan bagian dari kerangka negosiasi dagang antara kedua negara, yang bertujuan untuk menurunkan tarif impor AS terhadap produk asal negeri Sakura tersebut, dari 25 persen ke 19 persen.

“Jepang menggelontorkan USD550 miliar untuk sedikit menurunkan tarif mereka. Mereka menggelontorkan, bisa dibilang, modal awal, sebut saja modal awal,” ujar Trump dalam keterangannya, dikutip astakom.com, Minggu (27/7).

Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa nominal tersebut masih dalam tahap negosiasi dan belum merepresentasikan kesepakatan final antara AS dan Jepang.

Lebih lanjut, Trump menyebutkan bahwa 90 persen keuntungan dari investasi tersebut akan mengalir ke Amerika Serikat, meskipun dana sepenuhnya berasal dari Jepang.

“Ini bukan pinjaman atau semacamnya, ini bonus penandatanganan,” tegasnya.

Sementara itu, Indonesia juga telah mencapai kesepakatan dagang dengan AS dalam skema tarif resiprokal. Pemerintah AS memutuskan untuk menurunkan tarif atas produk Indonesia, dari 32 persen menjadi 19 persen.

Tak hanya itu, sejumlah kesepakatan bisnis antara kedua negara juga telah terjalin sebagai pelengkap perjanjian dagang tersebut.

Beberapa di antaranya mencakup pengadaan pesawat senilai USD 3,2 miliar, pembelian produk pertanian seperti kedelai, gandum, dan kapas senilai USD 4,5 miliar, serta pembelian produk energi, seperti LPG, minyak mentah, dan bensin, senilai USD 15 miliar.

Secara total, nilai kesepakatan bisnis Indonesia-AS memang masih berada jauh di bawah angka investasi Jepang, namun sejumlah pengamat menilai kerja sama ini tetap menguntungkan Indonesia.

Pasalnya, tarif impor Indonesia terhadap produk-produk dari AS saat ini berada di angka nol persen. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan nasional seperti PT Garuda Indonesia (persero) Tbk berpotensi memperluas armada penerbangannya tanpa terbebani biaya impor yang tinggi.

Feed Update

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...

Macron Speak Up! Prajurit Prancis Tewas di Irak Akibat Serangan Iran

astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari negara Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kalau ada satu anggota militer Prancis yang udah meninggal gara...

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Pas Lagi Operasi Lawan Iran!

astakom.com, Jakarta - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik militer AS mengalami kecelakaan jatuh di Irak pada Kamis...