Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

BP Haji Bakal Libatkan Kampus untuk Sukseskan Penyelenggaraan Haji 2026

astakom, Padang – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haji sangat penting demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447H/2026 M.

Hal itu disampaikannya saat memberikan Kuliah Umum bertema ‘Kebijakan Penyelenggaraan Haji dan Kontribusi Perguruan Tinggi’ di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (22/7).

“BP Haji terus mendorong pengesahan RUU Haji sehingga bisa melanjutkan proses persiapan penyelenggaraan haji 1447H/2026 M sesuai schedule dari pemerintah Arab Saudi, yaitu pada Agustus sudah mulai berkontrak,” ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut, dikutip astakom.com, Rabu (23/7).

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan jadwal baru penyelenggaraan haji, dan meminta semua negara, termasuk Indonesia, untuk mengikuti tahapan teknis yang telah ditentukan.

“BP Haji terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk membahas persiapan haji 2026, dengan menyesuaikan kebijakan baru hingga timeline teknis yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menghindari kendala dan menyempurnakan pelayanan haji tahun depan,” tegasnya.

Menurut Gus Irfan, pengesahan RUU Haji juga menjadi bagian dari transformasi besar dalam tata kelola haji nasional. Penyelenggaraan oleh BP Haji disebut sebagai langkah strategis untuk memperbaiki mutu pelayanan jemaah haji Indonesia.

Selain pemerintah, Gus Irfan menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan haji. Akademisi dinilai memiliki peran vital dalam riset, edukasi, hingga pengembangan inovasi berbasis kebutuhan jemaah.

“Besar harapan kami ada peran dan kontribusi perguruan tinggi dalam ikut menyukseskan layanan penyelenggaraan ibadah haji yang akan mulai diselenggarakan oleh BP Haji pada tahun 2026,” katanya.

Ia pun mencontohkan kolaborasi yang pernah dijalin dengan IPB dalam penguatan aspek ekonomi haji, dan membuka peluang kerja sama serupa dengan UNP. Salah satu gagasannya adalah promosi kuliner khas Indonesia di Arab Saudi.

“Hal tersebut bisa kita lakukan dengan UNP, bagaimana mendorong UMKM terutama dari segi kuliner. Cita rasa rendang bisa masuk ke Saudi. Karena selama ini yang dirasakan jemaah lauk rendang tapi rasa kari,” tutup Gus Irfan.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...