Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Ikuti Instruksi Prabowo, Kejagung Siap Usut Mafia Beras Oplosan

astakom, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyatakan siap menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas praktik culas pengusaha yang mengoplos beras biasa menjadi premium, demi meraup keuntungan besar.

“Kejaksaan sebagai Penegak hukum siap menindaklanjuti arahan Presiden RI,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna dalam keterangannya, dikutip astakom.com, Senin (21/7).

Anang menjelaskan bahwa Kejagung akan bergerak bersama dengan berbagai pihak terkait guna mengungkap praktik nakal tersebut. Koordinasi lintas lembaga menjadi langkah utama untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif dan menyeluruh.

“Di mana dalam pelaksanaannya kita akan berkomunikasi, berkoordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian, Kementerian Pertanian, dan pihak lain yang terkait sesuai dengan tugas dan kewenangannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas praktik pengoplosan beras.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penutupan Kongres PSI (Partai Solidaritas Indonesia), yang berlangsung di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Minggu (20/7) malam.

Menurutnya, para pengusaha nakal yang menjual beras biasa sebagai beras premium dengan harga tinggi telah melakukan pelanggaran serius terhadap hak konsumen. Untuk itu, ia dengan tegas menyatakan tak ada istilah pandang bulu bagi para pelanggar.

“Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikkan seenaknya. Ini pelanggaran. Saya sudah minta Jaksa Agung dan Kapolri untuk mengusut dan menindak pengusaha-pengusaha tersebut tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Prabowo menegaskan, tindakan tersebut tidak hanya merugikan masyarakat kecil, tapi juga merusak upaya negara dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.

“Kita akan terus tegakkan. Masih banyak ada permainan-permainan jahat dari beberapa pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat,” bebernya.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...