Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Kemenag Siap Redam Polarisasi Dampak Konflik Iran-Israel

astakom, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan kesiapan penuh untuk menghadapi potensi dampak konflik Iran-Israel yang bisa merembet ke dalam negeri.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafi’i menyatakan bahwa konflik internasional tersebut bisa memicu polarisasi sosial dan keagamaan di Indonesia jika tidak diantisipasi sejak dini.

Pernyataan itu disampaikan Romo Syafi’i dalam rapat koordinasi antar Kementerian dan Lembaga (K/L) yang digelar di Ruang Nakula, Gedung A Kemenko Polhukam, Kamis (26/6).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait strategi nasional dalam merespons konflik Timur Tengah yang semakin memanas.

“Isu ini sudah mengarah ke isu agama, dan sasarannya adalah ormas keagamaan, tokoh agama, serta pemuda. Maka Kemenag harus mengambil peran,” ujar Romo Syafi’i, dikutip astakom.com, Kamis (26/6).

“Kami siap menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai tugas dan fungsi kami,” imbuhnya menegaskan.

Ia menilai, konflik Iran-Israel bukan sekadar isu geopolitik, melainkan bisa memicu keresahan dalam negeri jika dibaca dalam narasi sektarian.

Oleh karena itu, Kemenag akan memainkan peran aktif dalam pencegahan radikalisme dan penyebaran paham ekstrem yang berpotensi tumbuh dalam kondisi penuh tensi seperti sekarang.

“Masalah ini bisa membangkitkan kelompok-kelompok radikal jika tidak ditangani dengan pendekatan yang tepat. Karena itu, penanganan terhadap radikalisme dan terorisme harus dilakukan secara lembut,” jelasnya.

Romo Syafi’i menekankan pentingnya strategi deradikalisasi berbasis pendekatan dialogis dan merangkul, bukan konfrontatif.

Menurutnya, penguatan moderasi beragama menjadi kunci untuk menjaga harmoni sosial dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia.

“Kita perlu hadir untuk mengakomodasi umat dan mendorong narasi kebangsaan yang damai dan inklusif, termasuk di ruang-ruang digital,” tambahnya.

Adapun rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakil Menko Polhukam, Lodewijk Freidrich Paulus, dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga strategis, seperti Kemendagri, Kemenlu, Kemenhan, Kemenag, Kemensos, Kemendikstetek, Kemenkomdig, BIN, BNPT, BSSN, KSP, Kantor Komunikasi Kepresidenan, Mabes TNI, dan Mabes Polri.

Feed Update

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...