Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Menbud: Museum Sebagai Infrastruktur Kebudayaan Nasional dan Wadah Pendidikan

astakom Jakarta – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyatakan, museum merupakan wadah untuk pendidikan budaya hingga Pembangunan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan saat membuka seminar internasional “SEA Museum Collaboration: Innovating Museum Public Programs for a Rapidly Changing Society” dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional 2025 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
“Museum bukan hanya sebagai penjaga warisan, tetapi juga sebagai penggerak dialog, inklusi, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan kita. Sehingga kegiatan seperti SEA Museum Collaboration ini sangat penting sebagai komitmen kita bersama bagi transformasi Museum,” ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya seperti diterima astakom.com, Kamis (22/5)
Fadli menegaskan komitmen dalam menjadikan museum sebagai pilar infrastruktur kebudayaan nasional pada forum regional yang mempertemukan pemangku kepentingan museum se-Asia Tenggara dalam rangka memperkuat kolaborasi, inovasi, dan relevansi museum di tengah tantangan dunia yang terus berubah.
Lebih lanjut Fadli mengatakan, di tengah perkembangan dunia yang sangat pesat serta disrupsi teknologi, krisis iklim, dan dunia digital yang mengubah kehidupan sehari-hari, museum menghadapi berbagai pertanyaan, akan sejauh mana museum tetap relevan pada zaman.
Menurut Fadli, museum harus menjadi ekosistem pembelajaran yang membantu publik dalam menghadapi kompleksitas dan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan statis. Oleh sebab itu ia menilai bahwa tema Hari Museum Internasional tahun ini, “inovasi Program Publik Museum untuk Masyarakat yang Terus Berubah” sangat penting dan strategis.
“Terdapat lebih dari 2.500 museum di kawasan Asia Tenggara yang sedang menghadapi tantangan bagaimana membuat program bagi publik yang inklusif dan menarik serta memastikan museum berkaitan bagi semua generasi, latar belakang, dan komunitas. Untuk itu diperlukan solidaritas dan kolaborasi dari seluruh Museum di Asia Tenggara sebagai titik awal inisiatif regional jangka panjang,” ujarnya.
Lebih jauh, Menbud Fadli Zon menekankan bahwa museum harus tetap relevan bagi generasi muda. Ia memaparkan data survei yang dilakukan oleh Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Indonesia tahun 2025, 70 persen pengunjung museum di Indonesia berusia 35 tahun, dengan kelompok terbesar 37 persenberusia 18 hingga 24 tahun.
Ia juga menilai museum memerlukan perubahan mendasar dalam merancang, mengkurasi, dan berkomunikasi kepada generasi muda agar memiliki ketertarikan lebih kepada museum.
Tak hanya itu, Museum juga perlu memberdayakan komunitas dan dapat merespon isu-isu mendesak seperti kerusakan ekologi dan ketimpangan sosial.
Forum ini menjadi bagian dari peringatan Hari Museum Internasional 2025 dan merupakan inisiatif awal dari rangkaian kolaborasi tahunan antarmuseum Asia Tenggara. Rangkaian kegiatannya mencakup seminar internasional, lokakarya praktis, serta pameran tematik bertajuk “Transformasi Lintas Masa, Lintas Dunia” yang dibuka secara langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.
Pameran tersebut menghadirkan narasi perjalanan museum sebagai institusi yang terus bertransformasi, menyoroti peran regional dan global dalam merespons isu-isu kontemporer.
Kegiatan ini juga menjadi panggung bagi museum-museum Indonesia untuk memamerkan inovasi, pendekatan interaktif, dan keberhasilan menjangkau audiens yang lebih luas.
Fadli Zon berpesan bahwa museum adalah institusi yang juga harus berkembang, “Museum bukan ruang pasif, tetapi sebuah institusi hidup yang harus berkembang bersama masyarakat yang dilayaninya. Mari kita melangkah bersama dan memastikan bahwa museum-museum se-ASEAN terus berinovasi, inklusif, dan berwawasan ke depan,” tutupnya.
Sementara First Secretary Kedutaan Besar Singapura Roystan Ang menyatakan bahwa forum ini sangat penting guna menjalin kolaborasi dan pertukaran ide.
”Kegiatan ini merupakan sebuah platform bagi museum-museum di seluruh kawasan untuk berkumpul, berdiskusi, bertukar ide dan perspektif. Saya yakin ini akan membawa manfaat bagi kita semua dalam menghadapi tantangan kompleks di bulan dan tahun-tahun mendatang,” ujar Roystan Ang.
Menbud: Museum Sebagai Infrastruktur Kebudayaan Nasional dan Wadah Pendidikan

Feed Update

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perpempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...