Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Kemenpar Luncurkan ”Agoda Digital Tourism Academy”

astakom, Jakarta – Sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia, Kementerian Pariwisata bersama Agoda salah satu platform perjalanan digital terkemuka meluncurkan “Agoda Digital Tourism Academy” di Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Rabu (7/5).

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, dalam keterangannya menjelaskan, kemitraan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung visi Tourism 5.0 Indonesia.

”Ini merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mempercepat transformasi digital sektor pariwisata melalui pemanfaatan teknologi cerdas, data, dan inovasi,” jelas Aji, seperti dikutip Astakom dalam rilisnya, Sabtu (10/5).

Peluncuran Agoda Digital Tourism Academy juga menjadi penanda bahwa Kementerian Pariwisata dan Agoda secara resmi telah memperpanjang nota kesepahaman (MoU).

Selama tiga tahun ke depan, kolaborasi ini akan mencakup sejumlah inisiatif strategis, seperti kampanye pemasaran terarah, promosi pariwisata berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas digital mahasiswa vokasi di bidang pariwisata.

Agoda Digital Tourism Academy akan menjadi program berkelanjutan yang dirancang untuk menjangkau institusi pendidikan vokasi lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Senior Country Director Agoda Indonesia, Gede Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias memperdalam kemitraan dengan Kementerian Pariwisata, tidak hanya dalam aspek pemasaran, tetapi juga dalam pengembangan SDM pariwisata Indonesia.

“Melalui akademi ini, kami berharap dapat menginspirasi dan membekali generasi muda agar siap bersaing di era digital,” kata Gede.

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Anwari Masatip, turut menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Agoda Digital Tourism Academy sebagai ruang meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa.

“Kami bangga bisa menjadi tuan rumah peluncuran akademi ini. Ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa kami untuk belajar langsung dari para praktisi industri global,” ujar Anwari.

Dalam kerja sama sebelumnya, Kementerian Pariwisata bersama Agoda telah menjalankan kampanye bersama inisiatif “Wonderful Indonesia” termasuk promosi pariwisata ramah lingkungan dan kolaborasi dengan para influencer nasional.
Kemenpar Luncurkan ”Agoda Digital Tourism Academy”

astakom, Jakarta – Sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia, Kementerian Pariwisata bersama Agoda salah satu platform perjalanan digital terkemuka meluncurkan “Agoda Digital Tourism Academy” di Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Rabu (7/5).

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, dalam keterangannya menjelaskan, kemitraan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung visi Tourism 5.0 Indonesia.

”Ini merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mempercepat transformasi digital sektor pariwisata melalui pemanfaatan teknologi cerdas, data, dan inovasi,” jelas Aji, seperti dikutip Astakom dalam rilisnya, Sabtu (10/5).

Peluncuran Agoda Digital Tourism Academy juga menjadi penanda bahwa Kementerian Pariwisata dan Agoda secara resmi telah memperpanjang nota kesepahaman (MoU).

Selama tiga tahun ke depan, kolaborasi ini akan mencakup sejumlah inisiatif strategis, seperti kampanye pemasaran terarah, promosi pariwisata berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas digital mahasiswa vokasi di bidang pariwisata.

Agoda Digital Tourism Academy akan menjadi program berkelanjutan yang dirancang untuk menjangkau institusi pendidikan vokasi lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Senior Country Director Agoda Indonesia, Gede Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias memperdalam kemitraan dengan Kementerian Pariwisata, tidak hanya dalam aspek pemasaran, tetapi juga dalam pengembangan SDM pariwisata Indonesia.

“Melalui akademi ini, kami berharap dapat menginspirasi dan membekali generasi muda agar siap bersaing di era digital,” kata Gede.

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Anwari Masatip, turut menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Agoda Digital Tourism Academy sebagai ruang meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa.

“Kami bangga bisa menjadi tuan rumah peluncuran akademi ini. Ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa kami untuk belajar langsung dari para praktisi industri global,” ujar Anwari.

Dalam kerja sama sebelumnya, Kementerian Pariwisata bersama Agoda telah menjalankan kampanye bersama inisiatif “Wonderful Indonesia” termasuk promosi pariwisata ramah lingkungan dan kolaborasi dengan para influencer nasional.

Feed Update

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...

Tetap Pantau Konflik Timur Tengah! Kemenpar Pastikan Wisata Indonesia Tetap Aman Buat Traveler

astakom.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang ikut dipantau pemerintah karena berpotensi memengaruhi mobilitas perjalanan global. Meski...