Sebatduls - Bansos Salah Sasaran? Perubahan Desil DTSEN Bikin Warga Ramai Protes
Desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan penduduk, posisi bisa berubah karena kondisi orang lain dalam pemeringkatan nasional juga berubah.
Desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan penduduk, posisi bisa berubah karena kondisi orang lain dalam pemeringkatan nasional juga berubah.
Ratusan warga yang tergabung dalam Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) bersama mahasiswa menggelar aksi demo menuntut penyesuaian status desil
Purbaya mau uji ratusan sampel DTSEN setelah muncul anomali desil. Jika banyak meleset, BPS bakal didorong evaluasi metodologi data.
Berkat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebanyak 4,33 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru di desil 1–4
Pemerintah perbarui DTSEN dan Desil agar bansos lebih tepat sasaran. Desil bukan vonis, karena data bisa dikoreksi sesuai kondisi masyarakat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan kalau data dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu sama sekali ga ada yang salah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan, dinamika data tersebut terjadi lantaran masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN
Kementerian Sosial (Kemensos) makin serius mendalami data penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat judi online (judol).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan kalau pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya buat pemutakhiran data masyarakat.
BPS tegaskan DTSEN bukan data bermasalah. Perubahan desil terjadi karena pemutakhiran data agar kondisi sosial ekonomi warga tetap sesuai fakta.