Disambut Hangat! Tiga Negara Kompak Puji Habis-Habisan Pelayanan Indonesia
astakom.com, Jakarta – Delegasi dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura kompak melempar pujian setinggi buat Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Agama (Kemenag), atas pelayanan paripurna selama perhelatan Senior Officials Meeting (SOM) MABIMS ke-50 di Jakarta.
Ketiga negara serempak menilai kalau keramahan, profesionalisme, serta koordinasi rapi dari tuan rumah jadi kunci sukses jalannya acara.
Pujian kece ini diungkapkan langsung oleh masing-masing ketua delegasi pas sesi penutupan SOM MABIMS ke-50 pada Selasa (03/11/2026).
Apresiasi Luar Biasa
Ketua Delegasi Malaysia yang juga Timbalan Ketua Pengarah Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Muhyidin bin Aziz, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemerintah Indonesia dan panitia yang sudah all out mengawal acara.
“Bagi pihak delegasi Malaysia, saya merakamkan setinggi-tinggi penghargaan kepada Republik Indonesia, khususnya Kementerian Agama Republik Indonesia, serta seluruh jawatankuasa penganjur atas layanan yang sangat membekas di hati kami, komitmen serta kerja sama yang diberikan sepanjang mesyuarat ini berlangsung,” papar Muhyidin dikutip oleh astakom.com pada Rabu, (04/11/2026).
Ia melihat sikap terbuka, rasa saling menghormati, dan kebiasaan saling tukar pengalaman antarnegara anggota jadi fondasi terkuat MABIMS. Menurutnya, vibes positif kayak gini wajib banget dijaga supaya kerja sama empat negara tetap relevan dan membawa dampak nyata bagi umat Islam.
Pujian serupa juga datang dari Ketua Delegasi Brunei Darussalam, Timbalan Setiausaha Tetap Kementerian Hal Ehwal Ugama, Awang Haji Shamshol bin Haji Omar. Ia berterima kasih banget atas sambutan hangat yang diberikan Indonesia selama delegasi Brunei bertamu.
Brunei Siap Ambil Tongkat Estafet
“Selaku Ketua SOM dari Negara Brunei Darussalam dan mewakili delegasi Brunei Darussalam, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Republik Indonesia selaku tuan rumah, khususnya Kementerian Agama dan Sekretariat MABIMS Republik Indonesia, atas penyelenggaraan mesyuarat ini serta layanan yang sangat baik dan ramah kepada delegasi Brunei Darussalam selama berada di sini,” papar Shamshol.
Lebih lanjut, ia membocorkan kalau Brunei Darussalam bakal gantian jadi tuan rumah untuk agenda SOM MABIMS ke-51 dan Pertemuan MABIMS ke-22 pada 2027 mendatang. Momen ini diproyeksikan jadi ajang evaluasi bersama terkait hasil keputusan SOM ke-50 sekaligus mengunci strategi berikutnya.
“Insyaallah Negara Brunei Darussalam akan menjadi tuan rumah SOM ke-51 dan Pertemuan MABIMS ke-22 pada 2027 mendatang,” ucapnya.
Spotlight Spesial
Di sisi lain, Ketua Delegasi Singapura sekaligus Ketua Eksekutif Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS), Kadir Maideen bin Mohamed, memberikan spotlight khusus buat Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin beserta seluruh staf yang udah bekerja keras di balik layar.
“Dedikasi, profesionalisme, perencanaan yang matang, koordinasi yang efektif, serta pelayanan yang ramah telah memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi kami, seluruh delegasi, selama berada di Jakarta,” ucap Kadir.
Ia menambahkan, kesuksesan sebuah forum besar bukan cuma ditentukan oleh peserta yang hadir di ruang sidang, tapi juga kerja keras tim di balik layar yang memastikan semuanya berjalan mulus real.
Fokus Aksi Nyata
Selain puas sama pelayanan tuan rumah, para delegasi sepakat kalau hasil pertemuan ini harus langsung diwujudkan lewat aksi nyata. Muhyidin menekankan pentingnya merealisasikan Rencana Strategik MABIMS 2026–2030, Shamshol fokus pada evaluasi program, sementara Kadir mengingatkan pentingnya kolaborasi buat ngebut ngadepin isu ekstremisme, pendidikan Islam, dan digitalisasi yang lagi fomo banget dibahas.
Sekadar informasi, SOM MABIMS ke-50 sukses digelar pada 1–3 November 2026 di Jakarta dengan melibatkan empat negara serumpun, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, guna memperkuat sinergi keagamaan di kawasan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Delegasi Indonesia yang juga Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, didampingi jajaran pejabat penting lainnya seperti Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (HKLN) Imam Syaukani, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, Kepala Biro Umum Aceng Abdul Aziz, Kepala Biro Perencanaan Kastolan, Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis Muhammad Hanafi, serta Direktur Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah Nyayu Khodijah. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Pertemuan elite serumpun ini membuktikan kalau hospitality lokal kita emang gacor dan real no fake, bikin delegasi tetangga auto gercep ngasih pujian berkelas. Gak cuma soal urusan birokrasi, sinergi serumpun ini juga ngebahas isu-isu penting yang lagi fomo banget dibahas, jadi kerja sama regional kita tetap slay dan berdampak nyata buat umat!









