Mendagri Tebar Insentif Rp1 Triliun, Pemda Berprestasi Sukseskan MBG Bakal Diguyur Hadiah
astakom.com, Jakarta - Pemerintah pusat nggak main-main buat ngebut program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nggak tanggung-tanggung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ngasih budget berupa insentif fiskal senilai Rp1 triliun khusus buat daerah-daerah yang sukses ngegas program ini.
Mendagri Tito ngespill kalau dana Rp1 triliun ini bakal dikucurin dalam tiga gelombang dan dibagi ke enam region berbeda. Jadi, pemda-pemda di seluruh Indonesia harus nunjukin prestasi terbaik mereka.
Nggak cuma tahun ini doang, skema reward ini juga bakal lanjut tahun depan, lho. Jadi buat Kepala daerah yang paling kreatif dan totalitas dukung program MBG bakal langsung diganjar apresiasi kece.
Push Pemda sukseskan MBG
"Kita juga saya juga sampaikan tadi bahwa tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan sebanyak 1 triliun, dalam tiga gelombang, enam region," kata Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta dikutip astakom pada Sabtu (31/10/2026).
Insentif fiskal ini juga inklusif banget, alias bisa disabet sama siapa aja, mulai dari level provinsi sampai kabupaten/kota. Tujuannya clear banget biar semua pemda bareng-bareng ikutan vibes positif buat nyukseskan program MBG ini.
"Nah, tahun depan kita akan juga pertandingkan. Salah satunya adalah kepala daerah yang paling mendukung program MBG atau kreatif dan lain-lain menyukseskan program makanan bergizi gratis ini, tentu akan diberikan penghargaan," kata Tito.
Duit hadiahnya bikin dompet tebel
Kabar bahagianya lagi, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara udah approved alias nge-commit anggaran buat insentif fiskal ini. Nominalnya juga nggak kaleng-kaleng lho. Buat daerah yang sukses nangkring di peringkat pertama, bakal bawa pulang duit segar Rp3 miliar.
"Itu Rp 3 miliar, nomor satu. Nomer dua, Rp 2 miliar. Nomor tiga, Rp 1 miliar. Kemarin saya rapat dengan Menteri Keuangan, Menteri Keuangan commit sudah untuk menyiapkan anggaran-anggaran tersebut," kata Tito.
Deadline Satgas MBG
Mendagri Tito juga ngasih instruksi tegas buat semua pemda buat langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG. Tito ngasih batas waktu cuma satu minggu buat daerah yang belum punya Satgas MBG buat segera ngebut ngebentuknya. Kalau ngeyel dan lewat dari seminggu, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri bakal langsung turun tangan buat ngecek.
"Kalau nanti ada satu minggu daerah, enggak apa-apa, sampaikan saja nanti di media, (jika) ada daerah yang satu minggu tidak membentuk, saya akan mengumumkan daerah mana saja, dan saya akan mengirim surat cinta, surat teguran," tegas Tito.
Nah, dari data terbaru, Satgas MBG ini sebetulnya udah ada di 230 daerah. Buat sisa daerah yang belum, yuk let's go buruan dibentuk sebelum dapet "surat cinta" alias teguran resmi dari pusat. (Shnty/RaM)
Gen Z Takeaway
Pemerintah makin serius mendorong keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mendagri Tito Karnavian menyiapkan insentif fiskal Rp1 triliun yang akan dibagikan dalam tiga gelombang kepada pemda berprestasi, dengan hadiah tertinggi Rp3 miliar untuk peringkat pertama. Skema apresiasi ini juga berlanjut pada 2027 sebagai bentuk penghargaan bagi kepala daerah yang kreatif dan aktif mendukung MBG. Di sisi lain, pemda yang belum membentuk Satgas MBG diberi tenggat satu minggu, dengan ancaman teguran resmi dari Kemendagri jika tidak segera menindaklanjuti. Jadi, daerah bukan cuma dituntut ikut menjalankan program, tetapi juga harus menunjukkan hasil dan komitmen nyata.







