Testimoni Warga! KDKMP Buka Peluang Baru bagi UMKM dan Petani Desa

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:08 WIB
Testimoni Warga! KDKMP Buka Peluang Baru bagi UMKM dan Petani Desa
Testimoni Warga! KDKMP Buka Peluang Baru bagi UMKM dan Petani Desa. (Dok. Bakom RI)

astakom.com, Jakarta - Beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi desa, karena keberadaan Koperasi Desa Merah Putih membuka peluang usaha, menyerap hasil produksi pertanian hingga memperluas akses pemasaran bagi masyarakat.

Kehadiran koperasi nggak cuma memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga keberadaan Kopdes di tengah masyarakat desa berpotensi mendongkrak pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kegiatan produksi petani.

Testimoni manfaat kehadiran Kopdes Merah Putih itu dirasakan Jainah, anggota KDKMP Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Jainah ngespill kalau dia selain menjadi penerima manfaat bantuan sosial, juga merupakan pelaku UMKM yang memproduksi keripik kentang. Sebelum ada koperasi, pemasaran produknya masih terbatas dan bergantung pada aktivitas pasar pagi. Kehadiran KDKMP kini memberikan alternatif tempat buat nitipin produk sehingga peluang pemasarannya bisa berlangsung lebih panjang.

Bawa kemudahan bagi masyarakat

"Sebelum ada kooperasi kan saya hanya memasarkan UMKM saya di pasar, dan itu kan hanya bergantung pasar pagi saja ya. Setelah ada kooperasi kan bisa dititipkan di kooperasi dan itu bisa jangka panjang," ujar Jainah seperti dikutip, Jumat (30/10).

Kemudahan bagi masyarakat ini dirasakan masyarakat terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok. Lokasinya yang relatif lebih dekat dinilai bisa membantu masyarakat, termasuk pelaku UMKM, menekan pengeluaran.

"Perbedaannya setelah ada kooperasi dan sebelum ada kooperasi, setelah ada kooperasi itu menjadi lebih mudah, lebih dekat dari lokasi rumah, harganya juga lebih ringan, jadi untuk UMKM keuntungannya akan lebih besar," kata Jainah.

Jainah berharap KDKMP bisa terus berkembang dan menjadi wadah yang ngasih manfaat buat masyarakat, termasuk membuka kesempatan buat pelaku UMKM memasarkan produknya secara berkelanjutan.

Manfaat KDKMP di sektor pertanian

Manfaat KDKMP di sektor pertanian juga jadi harapan masyarakat di Desa Karangsari, Blitar, Jawa Timur. Legiman, petani belimbing yang udah puluhan tahun mengelola lahan pertanian di wilayah itu, berharap koperasi bisa mempermudah petani memperoleh kebutuhan produksi, khususnya pupuk.

Sebenernya, selama ini petani beli pupuk di toko yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi pertanian. Dengan adanya gedung KDKMP di wilayah itu, Legiman berharap nantinya tersedia gerai pupuk juga, sehingga petani nggak perlu menempuh jarak jauh buat memenuhi kebutuhan lahan pertaniannya.

"Alhamdulillah, itu memang permintaannya semua petani itu kalau bisa ya semuanya itu segera saja pupuk itu bisa disubsidi di sini, entah itu dipinjami dulu atau harus harus bayar, itu juga enggak apa-apa yang jelas. Kalau di sini kan pasti lebih dekat, tidak perlu kemana-mana dan tidak perlu angkutan untuk beli pupuknya," kata Legiman.

KDKMP membantu memasarkan produk

Selain mempermudah akses pupuk, Legiman juga berharap koperasi bisa membantu pemasaran hasil pertanian, khususnya buah belimbing yang dihasilkan petani setempat.

Selama ini, hasil panen belimbing lebih banyak dijual langsung kepada pengunjung yang datang ke lokasi kebun. Penjualan langsung kepada pengunjung dapat mencapai Rp10.000 per kilogram, sedangkan harga kepada pedagang sekitar Rp6.500 per kilogram.

Perbedaan harga itu terjadi karena pengunjung biasanya memilih buah berukuran besar, sementara pedagang membeli buah dengan berbagai ukuran. Legiman berharap koperasi nantinya dapat menjadi alternatif saluran pemasaran sehingga hasil pertanian memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas.

"Ya mudah-mudahan nanti dari kooperasi itu bisa membantu penjualan," katanya.

Harapan bisa ngasih feedback

Harapannya keberadaan koperasi bisa ngasih manfaat feedback bagi petani dan masyarakat desa.

"Ya mudah-mudahan kita saling membantulah. Kooperasi itu nanti bisa biar tetap berjalan. Juga bisa membantu petani, istilahnya itu menyuple pupuk dari situ," kata Legiman.

Kehadiran KDKMP diharapkan bisa memperkuat ekosistem ekonomi desa dengan menghubungkan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Mulai dari pemenuhan kebutuhan produksi petani, pemasaran hasil pertanian, sampe perluasan akses pasar bagi produk UMKM. (Shnty/RaM)

Gen Z Takaeaway

KDKMP bukan cuma hadir sebagai tempat belanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga punya potensi besar buat menggerakkan ekonomi desa. Mulai dari membuka peluang pemasaran produk UMKM, mempermudah petani mendapatkan pupuk, sampai membantu memperluas pasar hasil panen, koperasi bisa menjadi penghubung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Kalau dikelola dan dikembangkan secara optimal, KDKMP berpeluang menciptakan manfaat dua arah: usaha masyarakat makin berkembang dan roda ekonomi desa ikut berputar.

KDKMP UMKM Ekonomi Desa Kopdes Merah Putih

Infografis

Terkini