BGN Pasang Ribuan CCTV: Pantau Ketat Dapur MBG Persiapkan Makanan buat Siswa
Reporter: Selvi Anggriani
astakom.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) gak main-main dalam menjaga keamanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) gais! Demi menekan angka kasus keracunan makanan sampai nol persen, BGN meluncurkan langkah proteksi ekstra ketat dengan memasang sistem kamera pengintai (CCTV) langsung di area dapur pengolahan.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan, pengawasan super ketat ini krusial banget buat memastikan setiap porsi makanan yang sampai ke tangan siswa benar-benar higienis, aman, dan nutrisinya terjaga.
Turunkan angka kasus keracunan, BGN ambisius kejar standar dunia
Upaya pembenahan ini bukan tanpa alasan gais. Berdasarkan data BGN, angka kejadian keracunan per satu juta porsi atau Incidence per Million Servings (IPMS) di Indonesia sebenarnya terus menunjukkan tren positif.Tercatat angka IPMS merosot dari 5,3 (periode Januari–Desember 2025) menjadi 3,9 (Januari–Juli 2026), lalu turun lagi ke 3,6 (Agustus–Oktober 2026).
Meski sudah membaik, angka kita ternyata masih kalah ketat dibanding negara-negara lain seperti Uni Eropa (1,3), Jepang (0,8), dan Amerika Serikat (0,1). "Doakan kami, dukung kami, kasih masukan, kasih kritikan,k asih saran, kita ingin 0, tidak boleh ada 1 orang pun," tegas Sudaryono saat pemaparan Transformasi MBG 2.0 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Pasang CCTV di ribuan dapur SPPG, oknum melanggar SOP bakal langsung kelihatan
Sebagai jurus pencegahan, BGN siap memasang CCTV di 5.000 sampai 10.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Gokilnya lagi, rekaman kamera ini nantinya bakal terkoneksi langsung ke sistem pusat serta bisa diakses oleh Komite Dapur.
Dengan adanya pantauan kamera digital ini, aksi oknum pengolah makanan yang asal-asalan seperti naruh bahan makanan di lantai atau gak pakai sarung tangan bakal langsung terciduk dan terpantau secara real-time. Ke depannya, seluruh dapur MBG ditargetkan punya CCTV yang terintegrasi penuh dengan institusi terkait.
Perketat SOP dari hulu ke hilir plus tempel label waktu konsumsi
Bukan cuma ngandelin teknologi, BGN juga memperketat Standard Operating Procedure (SOP) keamanan pangan dari ujung ke ujung. Pengawasan ketat dimulai dari pengadaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, sampai distribusi ke tangan para siswa.
Bahkan masalah kebersihan, sanitasi, keselamatan kerja, hingga pengelolaan sampah dapur ikut masuk radar pengawasan. Buat menjamin kesegaran makanan saat didistribusikan, BGN mendorong penggunaan segel dan label waktu konsumsi pada wadah ompreng agar makanan dipastikan dikonsumsi dalam rentang waktu yang aman. (Sea/RaM)
Gen Z Takeaway
Gebrakan BGN yang mau pasang CCTV terintegrasi di ribuan dapur MBG demi ngejar target nol kasus keracunan bener-bener patut diacungi jempol gais, karena keselamatan dan gizi anak-anak sekolah emang harga mati yang gak boleh dikompromiin sama sekali.








