Stasiun Manggarai Ditargetkan Layani Kereta Jarak Jauh Akhir 2027

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB
Stasiun Manggarai Ditargetkan Layani Kereta Jarak Jauh Akhir 2027
Ilustrasi Kereta Api [Dok.KAI]

astakom.com, Jakarta – Stasiun Manggarai, Jakarta, dipersiapkan untuk memperluas layanan dengan menyediakan fasilitas naik dan turun penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ). Pengembangan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027, seiring berlanjutnya pembangunan fasilitas pendukung di stasiun yang selama ini menjadi salah satu simpul penting perjalanan kereta di Jabodetabek.

Melansir dari pemberitaan yang menghimpun keterangan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Denny Michels Adlan, dalam diskusi bersama media dikutip pada Kamis, (29/10/2026), pembangunan fasilitas Stasiun Manggarai telah menyelesaikan fase pertama dan akan berlanjut ke fase kedua. Pemerintah menargetkan pekerjaan lanjutan tersebut dapat selesai pada penghujung 2027 agar layanan kereta jarak jauh bisa melayani penumpang di stasiun tersebut.

Rencana ini juga berkaitan dengan pengembangan jaringan perkeretaapian di Jakarta melalui proyek jalur dwiganda atau double-double track (DDT). Meski begitu, target penyelesaian fasilitas Manggarai perlu dibedakan dari perkembangan keseluruhan proyek DDT karena ruang lingkup pekerjaan DDT masih dibahas bersama Japan International Cooperation Agency (JICA).

Pembangunan fasilitas memasuki fase kedua

Pengembangan Stasiun Manggarai dilakukan secara bertahap untuk mendukung kebutuhan layanan kereta jarak jauh dan KRL. Pada fase kedua, pekerjaan mencakup penyediaan fasilitas naik-turun penumpang, pembangunan sejumlah jembatan, serta penataan jalur kereta api.

Denny menyampaikan bahwa fasilitas tersebut nantinya memungkinkan penumpang kereta jarak jauh naik dan turun di Stasiun Manggarai.

“Nanti kereta api jarak jauh bisa dilayani naik turun di sana (Stasiun Manggarai),” ucap Denny dalam diskusi dengan awak media di Jakarta dikutip Kamis, (29/10/2026).

Penyelesaian fasilitas pada akhir 2027 menjadi target pembangunan yang disampaikan pemerintah. Namun, jadwal dimulainya layanan dan pengaturan operasional kereta jarak jauh nantinya tetap perlu mengacu pada keputusan resmi setelah fasilitas terkait siap digunakan.

Proyek DDT masih dibahas bersama JICA

Selain pembangunan fasilitas stasiun, pemerintah melanjutkan pembahasan mengenai proyek DDT bersama JICA, lembaga yang terkait dengan dukungan pembiayaan melalui pinjaman. Pembicaraan tersebut masih berfokus pada penentuan ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan.

“Kita masih terus diskusi dengan JICA, terutama untuk ruang lingkupnya. Minggu depan kita mau diskusi lagi terkait pembahasan ruang lingkup pekerjaan DDT,” ujar Denny.

Proyek DDT berkaitan dengan peningkatan kapasitas lintasan kereta api di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Karena pembahasan ruang lingkupnya masih berlangsung, perkembangan proyek ini tidak bisa langsung disamakan dengan penyelesaian fasilitas penumpang kereta jarak jauh di Stasiun Manggarai.

Manggarai punya peran penting dalam mobilitas Jakarta

Stasiun Manggarai saat ini melayani perjalanan KRL Jabodetabek dan kereta bandara. KAI juga menjelaskan bahwa kereta jarak jauh yang menuju atau berangkat dari Stasiun Gambir melintasi kawasan Manggarai, tetapi belum melayani naik dan turun penumpang di Stasiun KAI Manggarai.

Dalam keterangan resmi pada Agustus 2026, KAI menyebut Stasiun Manggarai melayani sekitar 162 ribu pelanggan per hari dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api setiap hari. Tingginya aktivitas tersebut memperlihatkan pentingnya Manggarai dalam mendukung mobilitas masyarakat, sekaligus menjadi konteks pengembangan fasilitas dan konektivitas transportasi di kawasan itu.

Meski Manggarai dipersiapkan untuk melayani kereta jarak jauh, belum ada kepastian dalam informasi yang dihimpun ini mengenai jadwal pemindahan seluruh layanan dari Stasiun Gambir. Perubahan pola operasi tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Stasiun Manggarai ditargetkan bisa melayani naik dan turun penumpang kereta jarak jauh pada akhir 2027, dengan pembangunan fase kedua yang mencakup fasilitas penumpang, jembatan, dan jalur kereta. Di sisi lain, pembahasan proyek DDT bersama JICA masih berjalan, sementara pengaturan layanan kereta jarak jauh dan hubungan operasionalnya dengan Stasiun Gambir masih perlu menunggu kepastian resmi. Jadi, target pembangunan sudah disampaikan, tetapi detail pelaksanaan layanan nantinya tetap perlu dipantau.

KRL Stasiun KRL Manggarai Stasiun KRL Kereta api jarak jauh

Infografis

Terkini