Raih Emas Usia 17 Tahun, Abdil Majid Bidik Paralimpiade 2028

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:01 WIB
Raih Emas Usia 17 Tahun, Abdil Majid Bidik Paralimpiade 2028
Abdil Majid Rahman, menyabet medali emas pada penampilan perdananya usai menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya dada klasifikasi SB7. [Kemenpora]

astakom.com, Jakarta — Debut sensasional ditorehkan atlet para renang muda Indonesia, Abdil Majid Rahman, pada ajang Asian Para Games 2026. Pemuda berusia 17 tahun asal Kabupaten Kampar, Riau, ini langsung menyabet medali emas pada penampilan perdananya di level Asia usai menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya dada klasifikasi SB7 di Nagoya City General Gymnasium (Rainbow Hall), Kamis (22/10/2026).

Turun di lintasan, perenang kelahiran 21 Februari 2009 tersebut membukukan catatan waktu 1 menit 20,26 detik. Majid sukses mengungguli rival terberatnya asal Tiongkok, Zhang Yilong, yang finis di posisi kedua dengan waktu 1 menit 21,98 detik, serta wakil Malaysia, Shahafiq bin Abdullah, yang meraih perunggu lewat torehan 1 menit 36,41 detik.

Ketenangan debutan dan lonjakan karier secepat kilat

Kendati menyandang status pendatang baru di panggung sebesar Asian Para Games, Majid mampu mengendalikan tekanan mental dengan sangat baik. Rasa gugup sebelum pertandingan berhasil diredam berkat ketenangan dan manajemen istirahat yang disiplin jelang perlombaan. Keberhasilan ini langsung ia persembahkan untuk keluarga serta tim pelatih di Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI).

Lonjakan prestasi Majid terhitung luar biasa kilat sejak pertama kali bergabung dengan SKODI pada 2023. Namanya mulai mencuri perhatian kawasan setelah memborong empat medali emas dan dua perak di Asian Youth Para Games 2025 di Uni Emirat Arab, serta menyumbang dua emas dan empat perak di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Puncaknya, podium tertinggi Asian Para Games 2026 berhasil ia amankan di usia yang baru menginjak 17 tahun.

Bidik tiket Paralimpiade LA 2028 

Puas mengunci emas di Jepang, Majid langsung mengalihkan fokusnya ke panggung tertinggi dunia. Ia menargetkan diri untuk mampu merebut tiket kualifikasi menuju Paralimpiade Los Angeles 2028 dalam kurun waktu dua tahun ke depan dengan memaksimalkan seluruh sesi latihan dan kejuaraan kualifikasi.

Koordinator pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, mengakui progres Majid berkembang sangat pesat berkat etos belajar dan semangat juang sang atlet. Kemenangan ini juga melampaui ekspektasi awal tim pelatih, mengingat nomor SB7 kerap digabungkan dengan kategori SB8.

Sumbangan medali emas dari Majid sekaligus menggenapkan raihan tim para renang Indonesia menjadi tiga emas, dua perak, dan dua perunggu. Capaian ini melampaui target awal kontingen yang semula hanya mematok satu medali emas pada pesta olahraga disabilitas Asia edisi kali ini. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Umur 17 tahun udah sabet emas Asia, Abdil Majid beneran definisi bibit unggul! Meski baru pertama kali debut di Asian Para Games dan sempat deg-degan, Majid tetap tenang, tidur nyenyak, lalu langsung melesat kalahkan wakil Tiongkok di kolam renang. Nggak mau cepat puas, Majid langsung tancap gas ngeker tiket Paralimpiade Los Angeles 2028!

Abdil Majid Rahman Asian Para Games 2026 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Infografis

Terkini