Kadek Dwi Raih Emas Kedua Indonesia dan Pecahkan Rekor Dunia
astakom.com, Jakarta — Atlet para-atletik Indonesia, I Kadek Dwi Purwana Yasa, mengukir prestasi luar biasa pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Tampil di nomor lempar cakram F57 putra di Nagoya City Mizuho Park Athletic, Jepang, Selasa (20/10/2026), atlet asal Bali ini sukses mempersembahkan medali emas kedua bagi kontingen Indonesia sekaligus memecahkan rekor dunia.
Dominasi mutlak dan pertajam rekor dunia
Kadek mengamankan posisi puncak usai membukukan lemparan terbaik sejauh 49,75 meter. Hasil ini membuatnya unggul jauh atas pesaing-pesaingnya. Medali perak diraih oleh atlet Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, dengan catatan lemparan 45,10 meter, sedangkan medali perunggu direbut wakil Irak, Hussein Khazaee, lewat lemparan 45,06 meter.
Torehan 49,75 meter tersebut tak hanya berbuah medali emas, tetapi juga mempertajam rekor dunia atas nama dirinya sendiri. Sebelumnya, Kadek mencatatkan rekor dunia sejauh 48,68 meter saat berlaga di kejuaraan World Para Athletics Grand Prix 2026 di Meksiko pada 21 Juli 2026.
Melampaui rekor legendaris atlet Brasil
Capaian Kadek di Nagoya ini sekaligus melampaui rekor dunia yang sebelumnya sempat dipegang oleh atlet asal Brasil, Thiago Paulino dos Santos, yang mencatatkan lemparan 48,55 meter pada tahun 2019 silam.
Keberhasilan Kadek menyumbang medali emas kedua bagi Merah Putih makin memperkuat posisi Indonesia sekaligus memberikan suntikan semangat bagi para atlet yang tengah berlaga di Asian Para Games 2026.
Profil dan prestasi
I Kadek Dwi Purwana Yasa merupakan atlet para-atletik kelahiran Mengwi pada 10 Maret 2008 yang tumbuh besar di Kesiman, Denpasar, Bali. Menggunakan kaki palsu akibat kecelakaan lalu lintas di usia balita tidak menghalangi semangatnya menekuni dunia olahraga. Berawal dari hobi bermain voli dan basket, bakatnya di cabang para-atletik mulai terasah sejak kelas 3 SMP hingga akhirnya terpilih masuk Sentra Khusus Olahraga Disabilitas di Surakarta untuk memperdalam spesialisasi nomor tolak peluru, lempar cakram, dan lempar lembing klasifikasi F57.
Kiprah prestasinya di tingkat nasional melesat saat berlaga pada Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional X 2023 dengan menyabet medali emas sekaligus memecahkan rekor pada nomor tolak peluru. Dominasi Kadek Dwi berlanjut pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional XVII 2024, tempat ia sukses membawa pulang tiga medali sekaligus, yaitu emas nomor tolak peluru, perak nomor lempar lembing, dan perunggu nomor lempar cakram.
Pada debut internasionalnya di World Ability Sport Youth Games 2024 di Thailand, Kadek Dwi tampil luar biasa dengan merebut dua medali emas dari nomor tolak peluru dan lempar lembing, serta satu medali perak dari nomor lempar cakram. Deretan pencapaian gemilang di usia muda ini menjadi modal berharga bagi atlet muda Bali tersebut dalam mengejar panggung tertinggi dunia di Paralimpiade Los Angeles 2028. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Kadek Dwi Purwana Yasa emang nggak ada obatnya! Atlet para-atletik asal Bali ini sukses menyumbang medali emas kedua buat Indonesia di Asian Para Games 2026 dari nomor lempar cakram F57 putra. Nggak cuma juara, lemparan mautnya sejauh 49,75 meter sukses memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri!









