Polri Selidiki Kebakaran KMP Batumandi, Faktor Teknis hingga Dugaan Kesengajaan Didalami

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:36 WIB
Polri Selidiki Kebakaran KMP Batumandi, Faktor Teknis hingga Dugaan Kesengajaan Didalami
Gubernur Banten dan Menhub tinjau evakuasi korban KMP Batumandi di Selat Sunda, Selasa (20/10/2026). ASDP catat 420 penumpang berhasil dievakuasi. [Adpim Dokpim Prov. Banten]

astakom.com, Jakarta – Polri akan menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi yang terjadi di sekitar Pulau Merak Besar, saat kapal dalam proses olah gerak untuk bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah insiden tersebut dipicu masalah teknis atau faktor lain.

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan, Korps Kepolisian Perairan (Korpolair) akan ikut membantu proses penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran.

“Kita Polri, Korps Kepolisian Perairan (Korpolair), nanti juga turun untuk membantu penyelidikan, apakah ini terjadi karena faktor teknis atau ada nonteknis,” kata Suyudi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Polri dalami kemungkinan unsur kesengajaan

Suyudi menjelaskan, penyelidikan tidak hanya berfokus pada gangguan teknis, tetapi juga akan menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan di balik kebakaran tersebut.

“Karena tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang ingin sengaja melakukan sebuah upaya yang yang tidak baik, ya. Tapi ini perlu pendalaman, sehingga kita akan terus bekerja sama dengan jajaran Menhub,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh kemungkinan masih perlu didalami sebelum penyebab kebakaran dapat dipastikan. Polri akan berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Perhubungan untuk mengungkap fakta di balik insiden tersebut.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran KMP Batumandi. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan cepat.

Untuk mengungkap penyebab insiden, Dudy meminta Polri melakukan investigasi secara mendalam. Ia juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa berbagai aspek, baik teknis maupun nonteknis.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai pemicu kebakaran sekaligus memastikan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut.

Api pertama kali terlihat di dek kendaraan

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi adanya kebakaran di atas KMP Batumandi. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB.

Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas melihat percikan api di bagian buritan atau belakang kapal. Titik awal api diketahui berada di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

Menanggapi situasi tersebut, sejumlah kapal penyelamat dari unsur SAR dan kepolisian dikerahkan menuju titik koordinat kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dan memindahkan penumpang ke area aman yang telah disterilkan.

Penyebab kebakaran KMP Batumandi kini masih menunggu hasil penyelidikan. Pendalaman oleh Polri, bersama koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan pemeriksaan KNKT, menjadi langkah penting untuk memastikan kronologi serta faktor pemicu insiden tersebut. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Polri akan mendalami penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan sekitar Pulau Merak Besar, mulai dari faktor teknis hingga dugaan kesengajaan. Bersama Kementerian Perhubungan dan KNKT, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap fakta di balik insiden tersebut. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa, sementara hasil investigasi akan menjadi kunci untuk memastikan penyebab kebakaran.

KMP Batumandi KMP Batumandi Terbakar Polri Kapolri Suyudi Ario Seto

Infografis

Terkini