Usai Bertemu MSCI, BEI Siapkan 2 Inisiatif untuk Perkuat Transparansi

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 20 Oktober 2026 | 04:04 WIB
Usai Bertemu MSCI, BEI Siapkan 2 Inisiatif untuk Perkuat Transparansi
Usai Bertemu MSCI, BEI Siapkan 2 Inisiatif untuk Perkuat Transparansi [astakom/shintya]

astakom.com, Jakarta - Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, bilang kalau Bursa Efek Indonesia (BEI) udah melakukan pertemuan dengan pihak MSCI, sebagai tindak lanjut dari keputusan MSCI sebelumnya, yang memberikan konsultasi pasar saham RI di Standalone Market.

"Seperti yang rekan-rekan ketahui bahwa menyusul pengumuman yang disampaikan oleh MSCI hari Jumat kemarin, hari ini kami telah bertemu secara online dengan MSCI," kata Jeffrey Hendrik di kantor BEI Jakarta pada Senin (19/10/2026).

Meski begitu, Jeffrey bilang kalau pihaknya masih belum bisa nge-spill hasil pertemuan dengan MSCI sore tadi. Namun, dia pastikan kalau bursa akan terus melakukan reformasi  di pasar modal supaya lebih baik lagi.

"Membicarakan banyak hal, tetapi seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan MSCI, kami tidak dapat mengungkap detail maupun kesimpulan dari pertemuan tersebut," ujarnya.

2 inisiatif baru BEI

"Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan reformasi di pasar modal setelah empat inisiatif yang sudah pernah kita selesaikan yaitu disclosure nama pemegang saham 1%, penyampaian data investor yang granular, kemudian peningkatan ketentuan free float, serta pengumuman high share holding concentration," tambahnya.

Di samping itu, BEI juga akan terus melakukan upaya-upaya inisiatif dan tata kelola yang lebih baik. Terbaru, BEI akan melakukan 2 bentuk inisiatif untuk meng-upgrade pasar domestik.

"Kami akan terus melakukan inisiatif-inisiatif dalam upaya menghadirkan transparansi yang lebih baik, pasar yang lebih kredibel dan tata kelola yang lebih baik. Untuk itu, kami akan menyampaikan lagi dua inisiatif baru," kata Jeffrey.

Perkuat transparansi

Kedua inisiatif baru yang akan diterapkan BEI itu diharapkan bisa ngasih transparansi yang lebih baik dan data pasar yang lebih berintegritas.

Dia menyebutkan kalau kedua inisiatif itu bakal disampaikan segera dan bakal diterapkan atau waktu efektif berlakunya akan diumumkan resmi.

"Yang pertama adalah dalam publikasi nama pemegang saham 1% akan kami tambahkan keterangan apakah nama tersebut terafiliasi atau tidak terafiliasi," katanya.

"Yang kedua, untuk memberikan indeks harga yang lebih kredibel dan berintegritas, kami akan mengeluarkan seluruh saham high share holding concentration dari indeks harga saham gabungan," jelasnya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

BEI mulai tancap gas memperkuat transparansi pasar modal setelah bertemu MSCI pada Senin (19/10/2026). Dirut BEI Jeffrey Hendrik menyebut, ada dua inisiatif baru yang bakal diterapkan, yaitu menambahkan keterangan afiliasi pada publikasi nama pemegang saham dengan kepemilikan 1% dan mengeluarkan seluruh saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari IHSG. Langkah ini diharapkan bisa bikin data pasar lebih transparan, kredibel, dan berintegritas di tengah konsultasi status pasar saham RI menuju Standalone Market. Meski hasil pertemuan dengan MSCI belum bisa diungkap, BEI menegaskan reformasi pasar modal bakal terus berlanjut.

msci Bursa Saham Indonesia (BEI) BEI Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik

Infografis

Terkini