Next Level! Danantara Ngegas PSEL Bogor Raya 1, Target Jalan Pertengahan 2028
astakom.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk serius mengolah sampah secara efektif. Salah satunya dengan mengelola sampah menjadi energi dan dimanfaatkan sebagai energi hijau.
Transisi menuju energi hijau yang lebih ramah lingkungan dan ngasih banyak nilai ekonomi digaspol oleh Danantara, PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) lewat peresmian Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
PSEL Bogor Raya 1 merupakan fasilitas dan upaya Danantara Indonesia mempercepat pengembangan solusi pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi ramah lingkungan, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.
Mengelola 1.500 ton sampah
PSEL Bogor Raya 1 ini ditargetkan mulai beroperasi 2028. Tepatnya pada pertengahan 2028, dan dikembangkan dan dijalankan oleh BUPP Nusantara Bogor New Energy.
Fasilitas ini bakal mengelola hingga 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik di kawasan Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Proyek PSEL yang dikelola Denera ini diketahui bakal pakai teknologi moving grate incinerator dengan Air Pollution Control System (APCS), insinerator ramah lingkungan minim emisi.
Pemilihan teknologi
Pemilihan teknologi tersebut telah disesuaikan dengan karakteristik sampah Indonesia, dan dapat mengurangi volume sampah secara signifikan dalam waktu yang singkat.
Teknologi ini dirancang dengan standar lingkungan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED), salah satu acuan pengendalian emisi industri yang paling ketat di dunia.
Atasi darurat sampah
Selain fasilitas PSEL Bogor Raya 1, di tahap selanjutnya DIM dan Denera juga tengah lagi proyek PSEL Bogor Raya 2 yang berlokasi di kawasan Kayumanis, Kota Bogor. Fasilitas tersebut akan mengolah sampah yang berasal dari Kota Bogor dan Kota Depok.
Overall, proyek PSEL direncanakan hadir di 17 titik mencakup 33 Kabupaten/Kota di Indonesia sebagai upaya mengatasi kedaruratan sampah secara nasional.
Jadi pusat riset inovasi pengelolaan sampah
Lokasi PSEL Bogor Raya 1 juga ditargetkan menjadi pusat riset teknologi dan inovasi pengelolaan sampah terintegrasi. Selain fasilitas pengolahan sampah, rencananya di tempat ini bakal dihadirkan pusat studi teknologi pengelolaan sampah modern.
Inisiatif ini diharapkan menjadi wadah transfer pengetahuan dan teknologi, sekaligus pengembangan ekosistem pengelolaan sampah modern di Indonesia. (Shnty/RaM)
Gen Z Takeaway
Danantara makin gaspol beresin masalah sampah lewat PSEL Bogor Raya 1 yang bakal mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari jadi listrik. Fasilitas ini ditargetkan beroperasi pertengahan 2028 dengan teknologi moving grate incinerator dan sistem pengendalian emisi. Nggak cuma jadi tempat olah sampah, lokasinya juga disiapkan sebagai pusat riset teknologi dan inovasi pengelolaan sampah modern di Indonesia.








