Gojek Putus Mitra Driver GoCar yang Viral, Tegaskan Standar Pelayanan Tetap Berlaku

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 16 September 2026 | 19:31 WIB
Gojek Putus Mitra Driver GoCar yang Viral, Tegaskan Standar Pelayanan Tetap Berlaku
Gojek Putus Mitra Driver GoCar yang Viral, Tegaskan Standar Pelayanan Tetap Berlaku [Ilustrasi/Gojek]

astakom.com, Jakarta — Gojek akhirnya buka suara soal kasus driver GoCar yang viral setelah perselisihan dengan penumpang di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Setelah laporan ditindaklanjuti, perusahaan menyatakan telah melakukan investigasi dan mengambil keputusan Putus Mitra (PM) terhadap pengemudi yang bersangkutan.

Keputusan tersebut disampaikan Gojek melalui pernyataan resminya pada Selasa (15/09/2026). Perusahaan menyebut hasil investigasi menemukan adanya tindakan mitra pengemudi yang tidak sesuai dengan standar pelayanan Gojek.

Melansir pemberitaan astakom.com sebelumnya, kasus tersebut ramai setelah pengalaman dua penumpang saat menggunakan layanan GoCar dibagikan melalui media sosial. Unggahan itu kemudian mendapat perhatian publik hingga laporan mengenai kejadian tersebut ditindaklanjuti oleh Gojek.

Persoalan tersebut bermula dari perselisihan antara penumpang dan pengemudi ketika perjalanan menggunakan layanan GoCar. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (11/9/2026) itu kemudian menjadi sorotan setelah rekaman kejadian beredar di Instagram dan Threads melalui akun @desifyul.

Gojek buka hasil investigasi

Setelah kasus tersebut masuk ke perhatian perusahaan, Gojek melakukan investigasi terhadap tindakan mitra pengemudi yang dilaporkan. Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi perusahaan untuk menentukan sanksi terhadap pengemudi.

“Berdasarkan hasil investigasi, mitra driver yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan Gojek. Kami telah mengambil tindakan tegas berupa Putus Mitra (PM),” tulis pihak Gojek , mengutip dari pernyataan resminya pada Rabu (16/09/2026).

Melansir dari media nasional, Head of Media Relations GoTo Group Amanda Valani juga mengonfirmasi bahwa pemutusan kemitraan tersebut telah dilakukan. Pernyataan Amanda memperkuat bahwa kasus tersebut memang telah ditindaklanjuti secara resmi oleh pihak perusahaan.

Dengan keputusan itu, hubungan kemitraan antara Gojek dan pengemudi terkait dihentikan secara permanen.

Tarif MURAAAH tetap punya standar

Kasus ini juga menyeret pembahasan soal layanan GoCar MURAAAH yang digunakan penumpang saat kejadian. Layanan tersebut memang ditawarkan dengan tarif yang lebih terjangkau, tetapi Gojek menegaskan perbedaan harga tidak berarti standar pelayanan ikut turun.

“Terkait masukan Kak Desi mengenai GoCar MURAAAH, layanan ini hadir dengan tarif yang lebih terjangkau dengan tetap memberikan standar pelayanan yang sama kepada pelanggan,” tegas pihak GoTo.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penjelasan perusahaan atas sorotan mengenai layanan tarif terjangkau yang muncul setelah kasus viral. Jadi, tarif MURAAAH dan standar pelayanan merupakan dua hal yang tetap berjalan beriringan dalam layanan Gojek.

Gojek sebelumnya memang memperkenalkan GoCar MURAAAH sebagai pilihan perjalanan dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, berdasarkan pernyataan perusahaan dalam kasus ini, pelanggan tetap berhak mendapatkan standar pelayanan yang sama.

Edukasi mitra ikut dievaluasi

Selain menjatuhkan sanksi kepada pengemudi terkait, GoTo menyebut kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi perusahaan. Fokusnya adalah memperkuat edukasi dan pelatihan berkala bagi mitra pengemudi terkait standar etika dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Dengan begitu, respons Gojek terhadap kasus ini tidak berhenti pada keputusan Putus Mitra. Perusahaan juga menyatakan adanya langkah evaluasi untuk memperkuat pemahaman mitra mengenai etika pelayanan pelanggan.

Sementara itu, kasus yang menjadi pemicu keputusan tersebut sebelumnya ramai setelah penumpang membagikan pengalaman mereka melalui media sosial. Bagian kronologi tersebut menjadi latar belakang laporan yang kemudian diperiksa oleh perusahaan. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Gojek telah mengambil tindakan setelah kasus driver GoCar viral di Tebet. Hasil investigasi perusahaan menyatakan pengemudi melakukan tindakan yang tidak sesuai standar pelayanan sehingga kemitraannya diputus. Gojek juga menegaskan tarif GoCar MURAAAH yang lebih terjangkau tetap disertai standar pelayanan yang sama bagi pelanggan.

GoTo Gojek Tokopedia driver ojol Driver GoCar Driver Online

Infografis

Terkini