Bisa Atur Ulang Plan Trip! Refund & Reschedule Kunjungan Bromo-Semeru Diperpanjang Sampai 14 Oktober

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 15 September 2026 | 18:43 WIB
Bisa Atur Ulang Plan Trip! Refund & Reschedule Kunjungan Bromo-Semeru Diperpanjang Sampai 14 Oktober
Refund dan Reschedule Kunjungan Bromo dan Semeru Diperpanjang, Pengajuan Dibuka hingga 14 Oktober 2026 (Kemenhut)

astakom.com, Jakarta - Kabar terbaru buat pengunjung yang terdampak penutupan jalur pendakian Gunung Semeru. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memperpanjang masa pengisian formulir refund dan reschedule hingga 14 Oktober 2026.

Melansir dari Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru pada Selasa, (15/09/2026), perpanjangan tersebut disampaikan bersamaan dengan informasi bahwa jalur pendakian Gunung Semeru masih ditutup sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Sebelumnya, astakom.com telah memberitakan kebijakan refund dan reschedule bagi pengunjung yang terdampak penutupan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akibat kebakaran. Saat itu, pengunjung yang sudah memiliki tiket diberikan pilihan untuk mengubah jadwal perjalanan atau mengajukan pengembalian dana sesuai mekanisme yang ditetapkan pengelola.

Kini, kebijakan tersebut kembali diperbarui khusus bagi pengunjung yang memiliki jadwal pendakian Semeru. Selain memperpanjang batas pengajuan, BB TNBTS juga menetapkan periode pendakian ulang bagi pengunjung yang memilih reschedule.

Pengajuan diperpanjang

Berdasarkan informasi terbaru BB TNBTS, pengisian formulir refund dan reschedule Semeru masih dapat dilakukan hingga 14 Oktober 2026.

Bagi pengunjung yang memilih refund, proses pengembalian dana membutuhkan waktu sekitar 14–40 hari kerja setelah data terverifikasi.

Sementara itu, pengunjung yang memilih reschedule dapat mengambil periode pendakian ulang mulai 15 Oktober hingga 30 November 2026.

BB TNBTS mengingatkan, satu email yang telah terverifikasi hanya dapat digunakan untuk mengisi formulir satu kali. Pengajuan tersebut juga tidak dapat diedit setelah dikirim sehingga seluruh data perlu diperiksa dengan teliti sebelum melakukan submit.

Peserta wajib sesuai data

Pengunjung yang memilih reschedule tidak diperbolehkan mengganti anggota atau peserta pendakian. Data pada jadwal baru harus tetap sama dengan data yang tercantum dalam booking awal.

Untuk kuota pendakian, pengunjung yang melakukan reschedule akan diprioritaskan. Setelah itu, sisa kuota pendakian harian baru akan dibuka untuk pengunjung umum.

Saat ini, jalur pendakian Gunung Semeru masih ditutup sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Karena itu, pengunjung tetap perlu memantau perkembangan informasi resmi BB TNBTS sebelum menentukan jadwal pendakian.

Bisa diperpanjang lagi

BB TNBTS juga menyiapkan kemungkinan perpanjangan kembali. Jika pada 15 Oktober 2026 jalur pendakian Gunung Semeru masih ditutup, masa pengajuan reschedule akan diperpanjang kembali.

Dengan ketentuan tersebut, pengunjung terdampak masih memiliki kesempatan menentukan pilihan antara refund atau reschedule sambil menunggu perkembangan kondisi jalur pendakian.

Pengunjung yang akan mengisi formulir juga perlu memastikan seluruh data sudah benar. Pasalnya, informasi yang telah dikirim tidak dapat diubah setelah proses submit.

Informasi mengenai refund, reschedule, dan kondisi terbaru jalur pendakian dapat dipantau melalui kanal resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, termasuk Instagram @bbtnbromotenggersemeru. (deA/RaM)

Gen Z Takeaway

Tiket Semeru terdampak penutupan? Masih ada waktu pilih refund atau reschedule sampai 14 Oktober 2026. Kalau pilih reschedule, periode pendakian ulang tersedia 15 Oktober–30 November dengan data peserta wajib tetap sama.

Bromo Kebakaran Bromo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Refund tiket

Infografis

Terkini