Kemlu Pastikan WNI Aman di Arab Saudi, Meski Panasnya Ancaman Houthi

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 17 September 2026 | 11:45 WIB
Kemlu Pastikan WNI Aman di Arab Saudi, Meski Panasnya Ancaman Houthi
Kemlu Pastikan WNI Aman di Arab Saudi, Meski Panasnya Ancaman Houthi [astakom/Jessica Jowena Yiswi]

astakom.com, Jakarta – Belakangan ini, otoritas Arab Saudi lumayan sering ngeluarin warning soal potensi bahaya di beberapa wilayah, nyambung sama situasi keamanan kawasan yang lagi memanas. Wilayah yang kena sorotan termasuk Mekkah, Jeddah, sampai Taif.

Peringatan mendadak, lalu dicabut

Menurut Heni Hamidah selaku Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI  otoritas setempat emang udah berkali-kali kasih peringatan soal potential danger di sejumlah area tersebut

"Pada 15 September 2026, otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap berada di dalam bangunan, menghindari area terbuka dan kerumunan, serta mengikuti informasi dan arahan yang disampaikan melalui kanal resmi" tutur Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah pada rilis tertulis, Rabu (16/09/2026) di Jakarta.

Nah, plot twist-nya, gak lama setelah itu Saudi Civil Defense langsung ngasih kabar kalau situasinya udah berakhir dan warga udah boleh beraktivitas normal lagi  tetap dengan catatan harus terus pantengin arahan resmi dari otoritas setempat.

Kemlu: Nol WNI kena dampak

"Hingga saat ini, tidak terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak. Perwakilan RI di Arab Saudi terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi pemerintah Arab Saudi" ungkap Heni.

Kontak Darurat

Buat yang lagi di Arab Saudi dan butuh bantuan darurat, ini kontak yang bisa langsung di-save:

  • Hotline KBRI Riyadh: +966 569173990
  • Hotline KJRI Jeddah: +966 50 360 9667

Jadi, beberapa hari terakhir, kelompok Houthi yang di-backup Iran berhasil ambil alih Kepulauan Hanish Besar dan Hanish Kecil, plus kota pelabuhan Mocha di Laut Merah. Gara-gara ini, kendali mereka atas salah satu jalur energi paling krusial di dunia makin nge-solid, menurut laporan Al Jazeera.

Houthi kuasai Laut Merah

Belum selesai sampai situ ada juga serangan drone yang nargetin East-West Pipeline milik Arab Saudi. Ini pipa yang panjangnya sekitar 1.200 km (750 mil) dan bawa kurang lebih 4 persen pasokan minyak dunia, dari pesisir Teluk sampai pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Akibatnya, operasional pipa ini kepaksa berhenti total, dan sampai sekarang belum jelas kapan bakal nyala lagi.

Dengan pipa yang mati dan Houthi yang makin ngegas kuasain pesisir Laut Merah plus pulau-pulau deket Bab al-Mandeb, situasinya jadi makin riskan. Soalnya, dua jalur ekspor alternatif utama Arab Saudi buat menghindar dari Selat Hormuz ini justru sama-sama lagi under pressure bareng-bareng. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Jadi intinya, situasi di Arab Saudi emang lagi rada tense gara-gara konflik di Laut Merah makin panas — Houthi ambil alih pulau-pulau strategis dan salah satu pipa minyak gede kena serang drone sampe mati total. Tapi tenang, buat WNI yang lagi di sana atau mau ke sana, sejauh ini gak ada yang kena dampak, dan warning yang sempet keluar juga udah dicabut kok. Intinya sih stay update aja lewat kanal resmi, jangan panik berlebihan, tapi tetep waspada — apalagi kalau lagi di area yang sempet disorot kayak Mekkah, Jeddah, atau Taif. Better safe than sorry, kan?

Houthi Arab Saudi WNI Kementerian Luar Negeri

Infografis

Terkini