KRL Rawa Buntu Sempat Dipenuhi Asap, Dua HP Penumpang Ditemukan Terbakar

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 17 September 2026 | 11:24 WIB
KRL Rawa Buntu Sempat Dipenuhi Asap, Dua HP Penumpang Ditemukan Terbakar
KRL Rawa Buntu Sempat Dipenuhi Asap, Dua HP Penumpang Ditemukan Terbakar [Ilustrasi KAI Commuter]

astakom.com, Jakarta — Penumpang Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang sempat dibuat panik setelah kepulan asap muncul di dalam rangkaian saat berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/09/2026) pagi.

Momen tersebut ikut beredar melalui sejumlah unggahan penumpang di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah penumpang keluar dari gerbong setelah mengetahui adanya asap yang muncul secara tiba-tiba.

Melansir dari keterangan tertulis KAI Commuter pada Kamis, (17/09/2026), kepulan asap tersebut berasal dari handphone milik salah satu pengguna dan bukan dari sarana kereta. Petugas Stasiun Rawa Buntu kemudian menangani kondisi tersebut sehingga perjalanan kereta dapat kembali berjalan.

“Dapat kami informasikan bahwa kepulan asap tersebut bersumber dari HP milik salah satu pengguna dan bukan dari sarana kereta, yang telah ditangani dengan cepat oleh petugas Stasiun Rawa Buntu sehingga operasional kereta tetap berjalan normal dan aman,” tulis KAI Commuter Dalam keterangan tertulisnya.

Asap muncul dari tas penumpang

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.49 WIB di gerbong khusus wanita bagian depan Commuter Line 1641. Petugas yang berada di Stasiun Rawa Buntu kemudian melakukan pemeriksaan setelah melihat adanya asap yang berasal dari barang bawaan penumpang.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas. Penanganan kemudian dilakukan untuk memastikan kondisi rangkaian tetap aman sebelum perjalanan dilanjutkan.

KAI Commuter menyampaikan bahwa petugas juga berkoordinasi dengan pihak stasiun dan penumpang pemilik barang untuk menangani kejadian tersebut.

Imbauan untuk perangkat elektronik

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dalam penanganan kejadian, salah satu perangkat yang berada di dalam tas sedang digunakan sebagai hotspot untuk perangkat lainnya.

KAI Commuter kemudian mengingatkan pengguna agar lebih memperhatikan barang bawaan, terutama perangkat elektronik yang dibawa selama menggunakan layanan commuter line.

“Untuk kenyamanan bersama mohon selalu mengawasi barang bawaan, khususnya perangkat elektronik,” sambung KAI Commuter.

Perjalanan sempat terlambat

Insiden tersebut berdampak pada perjalanan Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang. Perjalanan kereta sempat mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit akibat proses penanganan di Stasiun Rawa Buntu.

Setelah kondisi rangkaian dipastikan aman, perjalanan Commuter Line 1641 kembali dilanjutkan. Penanganan tersebut dilakukan agar keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap terjaga.

Sebelumnya, video kepulan asap dari dalam gerbong sempat menyebar di media sosial dan memperlihatkan sejumlah penumpang keluar dari rangkaian. Informasi yang beredar tersebut kemudian diperjelas oleh KAI Commuter melalui keterangannya bahwa sumber asap berasal dari HP milik penumpang, bukan dari sarana kereta. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Kejadian di Rawa Buntu jadi pengingat kalau perangkat elektronik yang tiba-tiba panas berlebihan atau menunjukkan kondisi tidak normal jangan dianggap sepele, apalagi saat sedang berada di transportasi umum. Kalau HP mulai panas ekstrem atau mengeluarkan asap, jangan dipaksakan untuk tetap digunakan dan segera laporkan kepada petugas. Tetap tenang dan ikuti arahan petugas juga penting supaya situasi bisa ditangani dengan cepat dan aman.

KRL Transportasi Kereta berita viral Commuter Line

Infografis

Terkini