Airlangga Spill Program Rekening Otomatis WNI 17+, Anggarannya Sekitar Rp11 Triliun

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 10 September 2026 | 06:32 WIB
Airlangga Spill Program Rekening Otomatis WNI 17+, Anggarannya Sekitar Rp11 Triliun
Airlangga Spill Program Rekening Otomatis WNI 17+, Anggarannya Sekitar Rp11 Triliun [Dok. Setpres]

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto speak up soal arahan dari Presiden Prabowo Subianto agar semua warga negara Indonesia (WNI) yang udah berusia 17 tahun punya rekening bank.

Airlangga bilang kalau jumlah WNI yang umurnya 17 tahun ke atas saat ini mencapai sekitar 200 juta orang. Nantinya, masing-masing rekening bakal dikasih saldo awal sebesar Rp50 ribu.

Dari angka yang sudah dikalkulasikannya, Airlangga memperkirakan pemerintah harus siapin anggaran sekitar Rp11 triliun.

Perkiraan anggaran

Jadi kalau dihitung berdasarkan 200 juta rekening dikali saldo awal Rp50 ribu, maka kebutuhan anggarannya mencapai Rp10 triliun.

"Kalau 200 juta penduduk, atau sekitar Rp11 triliun lah," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip astakom.com pada Rabu (09/09/2026).

Untuk menjawab keresahan masyarakat yang takut saldonya mengendap, Airlangga pastiin saldo awal yang sebesar Rp50K itu bisa ditarik sama pemilik rekening.

Saldo bisa diambil

Jadi di rekening ini, nantinya nggak bakal ada dana yang mengendap atau tidak menjadi saldo yang mengendap.

"Bisa, bisa ditarik," katanya.

Related sama hal ini, sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan kalau stimulus awal pemerintah mengkaji bakal ngasih saldo awal Rp50.000 sampe Rp80.000.

"Bansos pertama dikasih mungkin Rp50.000-Rp80.000 untuk pertama. Ada kemungkinan juga nanti yang setiap orang yang bikin KTP langsung otomatis dibuatkan itu rekeningnya," kata Menkeu Purbaya.

Target jalan dalam waktu dekat

Untuk waktu pelaksanaannya, Airlangga nge-spill kalau kebijakan ini lagi dipersiapkan dan ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Lalu, sumber anggaran untuk program ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dari APBN," ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan kalau masyarakat yang udah punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) nanti bakal otomatis atau auto mendapatkan rekening. 

Koordinasi sama Dukcapil

Untuk mempermudah pelaksanaannya, pemerintah bakal berkoordinasi sama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) buat siapin data penerima.

"Otomatis dapat, nanti kita kerja sama dengan Dukcapil mengenai data-data kayaknya," katanya.

Selanjutnya, untuk bank yang bakal memfasilitasi pembukaan rekening bauat masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas ini, pemerintah meminta dan menunjuk Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mempersiapkan pembukaan rekeningnya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah lagi nyiapin program rekening bank otomatis buat WNI usia 17 tahun ke atas, dengan saldo awal Rp50 ribu yang bisa ditarik. Airlangga bilang sekitar 200 juta orang bakal jadi penerima, sehingga kebutuhan anggarannya diperkirakan sekitar Rp11 triliun dari APBN. Pembukaan rekening bakal dikoordinasikan dengan Dukcapil, sementara BRI dan BSI diminta menyiapkan fasilitas rekeningnya.

rekening bank Inklusi Keuangan Inklusi Finansial Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Infografis

Terkini