Asa Istri Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Ikut Tim Pencarian: Karena Panggilan Hati

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 10 September 2026 | 14:59 WIB
Asa Istri Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Ikut Tim Pencarian: Karena Panggilan Hati
Yanti Istri jurnalis Arie Basuki ikut pencarian hari ketiga. [Dok. Pribadi]

astakom.com, Jakarta - Pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari ke-tiga. Di hari ketiga pencarian, Yanti, istri Arie Basuki, jurnalis merdeka yang merupakan salah satu penumpang ikut melakukan pencarian.

Dengan menumpangi kapal dari Ditpolairud Polda Banten, Yanti merasa terpanggil untuk menjemput suami tercinta. "Karena panggilan hati saya harus ikut mencari suami saya,” ucap Yanti dikutip dari media nasional, Kamis (10/09/2026).

Yanti khawatir lantaran perbekalan yang dibawa para korban terbilang sudah minim. “Karena sudah 3 hari, perbekalan mereka juga minim. Titik terang juga belum ada,” katanya.

Sebelumnya, Rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal dilaporkan lost contact alias hilang kontak saat dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK). Hingga Kamis (10/09/2026) yang merupakan hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan dari kepolisian dan unsur lainnya masih all out menyisir lautan demi menemukan kedelapan korban. Rombongan ini awalnya berangkat menggunakan speedboat dengan misi dokumentasi aktivitas erupsi GAK.

Kronologi: Hilang komunikasi usai share loc

Berdasarkan info awal, rombongan ini mulai berlayar dari Dermaga Pagedongan, Pantai Carita, Pandeglang, pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Salah satu dari lima jurnalis tersebut sempat mengirimkan update titik lokasi (share loc) pada pukul 14.42 WIB. Sayangnya, itu jadi komunikasi terakhir mereka. Mulai pukul 15.04 WIB, komunikasi benar-benar terputus dan keberadaan mereka belum diketahui hingga saat ini.

Lima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance), plus tiga kru kapal yang mendampingi.

Pencarian diperluas, armada laut dikerahkan penuh

Memasuki hari-hari krusial pencarian, Kepolisian dan Basarnas Lampung makin mengintensifkan operasi SAR. Armada kapal patroli dikerahkan, mulai dari KP.XXV-1001, KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang, hingga dukungan dua personel dari KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun, menegaskan bahwa keselamatan tim dan efektivitas pencarian menjadi prioritas.

"Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian. Personel dan sarana yang ada kami siagakan untuk mendukung operasi SAR ini," ujar Yuni, seperti dikutip dari laman Divisi Humas Polda Lampung. (RaM)

Gen Z Takeaway

Pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda saat perjalanan dokumentasi erupsi Gunung Anak Krakatau udah memasuki hari ketiga pada Kamis (10/9/2026). Tim SAR gabungan bareng Ditpolairud Banten dan Lampung all out memperluas area penyisiran laut menggunakan armada kapal patroli, apalagi perbekalan para korban diperkirakan udah minim banget sejak terakhir kirim share loc pada Senin (07/09/2026). Momen haru juga terekam saat Yanti, istri dari jurnalis Merdeka Arie Basuki, ikut turun langsung ke kapal pencarian demi menjemput suami tercinta berdasarkan panggilan hatinya.

erupsi gunung anak krakatau 5 Jurnalis Hilang Kontak gunung anak krakatau

Infografis

Terkini