Sering Merasa Lapar Setelah Begadang Semalaman, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 9 September 2026 | 05:08 WIB
Sering Merasa Lapar Setelah Begadang Semalaman, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Sering Lapar Saat Kurang Tidur? Ternyata Jam Tidur dan Pola Makan Saling Berkaitan (Ilustrasi/Pexels)

astakom.com, Jakarta – Sering merasa lebih lapar setelah begadang? Kondisi ini ternyata berkaitan dengan hubungan dua arah antara tidur dan pola makan. Kurang tidur bisa memengaruhi rasa lapar, sementara pilihan serta waktu makan juga dapat berdampak pada kualitas tidur.

Melansir The Guardian pada Selasa,  (08/09/2026) sejumlah penelitian menunjukkan makanan dan waktu makan berkaitan dengan kualitas tidur. Sebaliknya, kurang tidur dapat memengaruhi nafsu makan dan pilihan makanan pada hari berikutnya.

Pola makan bergaya Mediterania 

Dalhia Campbell, ahli diet terdaftar sekaligus juru bicara British Dietetic Association, mengatakan tidak ada pola makan khusus yang menjamin tidur delapan jam tanpa gangguan.

“Tidak ada pola makan khusus untuk tidur yang bisa menjamin delapan jam tidur tanpa gangguan,” kata Campbell, mengutip dari The Guardian.

Menurutnya, pola makan bergaya Mediterania yang berisi buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, dan lemak sehat menjadi salah satu pola yang mendukung kesehatan sekaligus dapat menunjang tidur.

Atur waktu makan

Bukan cuma menu, waktu makan juga perlu diperhatikan. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih rendah.

St-Onge menyarankan memberi jarak sekitar dua hingga tiga jam antara makan dan tidur. Sementara bagi yang mengalami refluks asam, panduan NHS yang dikutip The Guardian menyarankan menghindari makanan hingga empat jam sebelum tidur.

Namun, tidur dalam kondisi terlalu lapar juga bukan pilihan ideal.

“Kuncinya adalah jangan tidur dalam keadaan terlalu kenyang ataupun terlalu lapar,” ujar Sammie Gill, ilmuwan nutrisi senior di British Nutrition Foundation, mengutip dari The Guardian.

Kurang tidur bikin lapar

Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, termasuk ghrelin dan leptin. Salah satu penelitian yang dikutip The Guardian menemukan satu malam kurang tidur dapat meningkatkan ghrelin dan menurunkan leptin.

Dampaknya, orang yang kurang tidur bisa lebih mudah ngemil dan mengonsumsi makanan tinggi lemak atau karbohidrat. Salah satu ulasan penelitian bahkan menemukan kelompok yang kurang tidur mengonsumsi rata-rata 385 kalori lebih banyak pada hari berikutnya.

Kafein juga perlu diperhatikan. The Guardian mengutip Gill yang menjelaskan bahwa kafein memiliki waktu paruh sekitar 10–12 jam. Karena itu, konsumsi terlalu siang masih berpotensi mengganggu tidur malam.

Gen Z Takeaway

Kalau habis begadang kamu jadi lebih gampang lapar, jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Pola tidur, jam makan, kopi, dan kebiasaan ngemil ternyata saling berkaitan. Jadi, mulai dari hal simpel: atur waktu makan dan jangan terlalu sering menjadikan kopi sebagai teman begadang.

Lifestyle Berita Spill Tips Tips Kesehatan Tips dan kiat-kiat

Infografis

Terkini