Dari Atap Terpal Kini Tinggal di Hunian Senen, Syahrur: Terima Kasih Pak Prabowo!

Penulis: Alfian Tegar
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:21 WIB
Dari Atap Terpal Kini Tinggal di Hunian Senen, Syahrur: Terima Kasih Pak Prabowo!
Presiden Prabowo Subianto meninjau Rumah Hunian Senen di Jakarta, Jumat (28/08/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Kehidupan Syahrur Rosi (58), warga asal Madura, kini berubah drastis setelah resmi berpindah dari kawasan bantaran rel Pasar Gaplok ke Hunian Senen.

Jika sebelumnya ia dan warga lainnya harus bertahan hidup dalam kondisi serba terbatas dengan beratapkan terpal, kini mereka dapat menempati hunian yang jauh lebih layak.

“Ya bersyukur, bahagia semuanya. Semuanya, yang awalnya dari atap terpal sekarang jadi kayak rumah. Alhamdulillah bahagia semuanya,” kata Syahrur.

Kegembiraan warga pindah ke Hunian Senen

Syahrur menjadi salah satu warga yang merasakan langsung proses pemindahan dari bantaran rel Pasar Gaplok menuju Hunian Senen. 

Menurutnya, seluruh warga menyambut kepindahan ini dengan gembira karena mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik dan aman.

“Dari awal proses pemindahannya dari bantaran rel kereta api Pasar Gaplok ke Hunian Senen, semuanya pada senang warganya karena dikasih tempat sama Pak Prabowo yang lebih layak dari sebelumnya di bantaran rel. Mereka cukup senang dan bersyukur,” ujarnya.

Momen kejutan dan pertemuan kedua dengan Presiden

Bagi Syahrur, kepindahannya ke Hunian Senen terasa semakin berkesan karena ia berkesempatan bertemu kembali dengan Presiden RI Prabowo Subianto

Momen tersebut merupakan kali kedua dirinya bertatap muka langsung dengan Prabowo, setelah pertemuan pertama di bantaran rel Pasar Gaplok.

“Ini sudah kedua kalinya. Yang pertama bertemu di bantaran rel Pasar Gaplok dan kedua di Hunian Senen,” tuturnya.

Kedatangan Presiden Prabowo ke Hunian Senen pada sore hari itu berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya. 

Syahrur menceritakan bahwa sebelum kehadiran Presiden, sempat ada kegiatan warga di mana sekelompok ibu-ibu berkeliling menanyakan kondisi para penghuni di hunian tersebut.

“Pak Prabowo datangnya itu dadakan. Dari sore itu ada ibu-ibu yang keliling menanyakan masalah kondisi di Hunian Senen,” katanya.

Menjelang waktu magrib, warga kemudian diminta berkumpul di area lapangan. Tak lama setelah warga berkumpul, Syahrur melihat mobil Presiden Prabowo tiba dari arah belakang.

“Setelah mau kumpul ternyata ada mobil Pak RI (Prabowo) datang dari belakang. Ya mungkin Pak RI Pak Prabowo Subianto mau kasih surprise buat warga Hunian Senen,” ujarnya senang.

Tanggung jawab baru dan gotong royong warga

Syahrur sendiri bukan sosok asing bagi lingkungan tersebut karena telah mengelola kawasan bantaran rel sejak 2010. 

Setelah pindah ke Hunian Senen, ia kembali dipercaya untuk membantu menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal yang baru.

“Dari 2010 saya yang mengelola di bantaran rel, sampai di sini pun saya dikasih tanggung jawab buat mengamankan di Hunian Senen,” ungkapnya.

Saat ini, Syahrur menjalani aktivitas sehari-hari sebagai seorang wirausaha, sementara istri dan anaknya berdomisili di Tangerang.

Atas fasilitas tempat tinggal yang kini ditempatinya, Syahrur menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia mendoakan agar kebaikan sang Presiden dibalas dengan kesehatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya.

“Buat Pak RI 1 (Prabowo), semoga dengan kebaikan Pak RI, Pak Prabowo, makin sehat, makin sukses, panjang umur, dan sukses terus buat Pak Prabowo Subianto. Terima kasih banyak, Pak, atas kebaikan Pak Prabowo ke warga Hunian Senen,” ucapnya.

69 kepala keluarga di tempat baru

Di Hunian Senen, Syahrur menyebutkan terdapat sekitar 69 kepala keluarga dengan total 275 jiwa. 

Para penghuni kini mulai bergotong royong memenuhi kebutuhan bersama melalui sistem iuran untuk biaya air, listrik dapur, keamanan, hingga kebersihan lingkungan.

Bagi Syahrur dan warga lainnya, kehidupan di Hunian Senen bukan sekadar menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, melainkan juga memberikan rasa aman dan kebahagiaan nyata setelah sekian lama hidup dalam keprihatinan di pinggir rel kereta.

“Ya bersyukur, bahagia semuanya,” pungkas Syahrur. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Perpindahan Syahrur dan 68 KK dari bantaran rel Pasar Gaplok ke Hunian Senen bukan cuma soal tempat tinggal yang lebih layak, tapi juga hadirnya rasa aman, nyaman, dan harapan baru. Dari hidup beratapkan terpal, warga kini mulai menata kehidupan bersama lewat gotong royong, iuran, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Senen Kawasan Senen Rumah Hunian Senen Bantaran Rel

Infografis

Terkini