Update Korban Gempa NTT: BNPB Spill Korban Jiwa Bertambah Jadi 91 Orang

Editor: Anri Syaiful
Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB
Update Korban Gempa NTT: BNPB Spill Korban Jiwa Bertambah Jadi 91 Orang
Konferensi pers Update Penanganan Pasca-Gempa Bumi M 7,7 NTT per 23 Agustus 2026. [Tangkapan layar YouTube BNPB]

astakom.com, Jakarta – Dampak gempa bumi yang menguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata makin mengkhawatirkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru saja ngasih update kalau jumlah korban jiwa yang meninggal dunia kembali bertambah hingga menyentuh angka 91 orang.

"Jumlah korban meninggal sebanyak 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dari hari sebelumnya," ucap Berton SP Panjaitan selaku Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam konferensi pers secara daring di YouTube BNPB, Minggu (23/08/2026).

Breakdown wilayah terdampak: Manggarai & Manggarai Timur paling overwhelmed

Data BNPB merinci sebaran korban jiwa di berbagai wilayah kabupaten/kota di NTT sebagai berikut:

  • Manggarai: 32 jiwa
  • Manggarai Timur: 31 jiwa
  • Nagekeo: 14 jiwa
  • Sikka: 6 jiwa
  • Ngada: 5 jiwa
  • Ende: 2 jiwa
  • Manggarai Barat: 1 jiwa

Profil demografi korban & penyebab utama

Dari total korban jiwa tersebut, Berton menjelaskan bahwa 40 korban berjenis kelamin laki-laki dan 48 korban adalah perempuan. Sementara itu, 3 korban sisanya masih dalam tahap identifikasi oleh tim di lapangan.

Jika dilihat dari kelompok usianya, kelompok lansia mendominasi dengan total 39 korban jiwa, disusul 35 orang dewasa, 12 anak-anak dan remaja, 4 batita, serta 1 balita. Di sisi lain, jumlah korban luka-luka akibat bencana ini dilaporkan sudah mencapai 1.286 orang.

"51% korban dinyatakan meninggal disebabkan dampak langsung dari gempa seperti tertimpa reruntuhan bangunan, sedangkan sisanya 49% meninggal disebabkan dampak tidak langsung," imbuhnya.

Aftershocks masih spamming: ribuan gempa susulan masih berlangsung

Penanganan bencana makin bikin ketar-ketir karena aktivitas seismik di lokasi belum mereda. BNPB mencatat aftershocks alias gempa susulan sudah terjadi ribuan kali sejak gempa utama pertama kali mengguncang.

"Sampai hari ini mencapai 5.688 kali magnitude terbesar adalah 6,2 dan yang terkecil adalah 1,1. Gempa susulan yang dirasakan warga saat ini, hari ini sebanyak 130 kali. Rangkaian gempa susulan menunjukkan pola emporal yang belum sederhana," jelasnya.

Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan aware terhadap situasi sekitar. Hal ini mengingat potensi gempa susulan masih akan membayangi hingga beberapa pekan ke depan.

"Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu sejak gempa utama," Berton menambahkan. (aNs)

Gen Z Takeaway

Situasi pascagempa NTT benar-benar lagi severe dan bikin ketar-ketir banget karena BNPB baru aja spill kalau korban jiwa udah nembus 91 orang (didominasi lansia) plus 1.286 korban luka-luka, di mana wilayah Manggarai dan Manggarai Timur jadi yang paling overwhelmed. Parahnya lagi, fenomena aftershocks alias gempa susulan masih terus spamming sampai ribuan kali dan diprediksi bakal tetap berlanjut hingga 3-4 minggu ke depan, jadi semua warga diimbau buat ekstra aware dan stay safe! 

Gempa NTT Gempa Bumi Korban Gempa NTT BNPB

Infografis

Terkini