Kebakaran Hebat Landa Rumah Adat Suku Sasak, Pemprov NTB Langsung Spill Rencana Bantuan

Editor: Anri Syaiful
Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Kebakaran Hebat Landa Rumah Adat Suku Sasak, Pemprov NTB Langsung Spill Rencana Bantuan
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memantau lokasi kebakaran rumah adat Desa Sade, Lombok Tengah pada Sabtu (22/08/2026) malam. [Dok. ntbprov.go.id]

astakom.com, Jakarta – Kabar duka valid no debat datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Desa Adat Sade yang berlokasi di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, mendadak membara pada Sabtu malam (22/08/2026). Kebakaran hebat melahap kawasan permukiman ikonik ini dan langsung bikin publik shock.

Kronologi singkat: Diduga korsleting, api melalap rumah tradisional

Insiden scary ini diduga kuat berawal dari korsleting listrik di salah satu bangunan warga. Atap ilalang, struktur bambu, serta kayu kering yang dominan di rumah tradisional Sasak bikin api gasspol merambat ke bangunan sekitar tanpa ampun.

Tim Damkar Lombok Tengah bersama personel TNI, Polri, dan warga setempat langsung baku hantam padamkan api. Armada bantuan juga diterjunkan dari Pemprov NTB, Kota Mataram, Lombok Barat, hingga Lombok Timur. Proses pendinginan terus berjalan maraton sampai tengah malam.

Gubernur NTB langsung standby di lokasi: Safety nomor satu!

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang baru saja landing dari misi kemanusiaan di NTT selama empat hari langsung gercep meluncur ke lokasi kejadian malam itu juga. Dia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka agar tidak stres.

"Yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat dan warga dalam keadaan selamat," ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di lokasi kebakaran, dilansir laman resmi Pemerintah Provinsi NTB, disitat astakom.com pada Minggu (23/08/2026).

Gubernur Iqbal menambahkan, respon penanganan tidak boleh delay hanya di tempat pengungsian sementara—yang saat ini memanfaatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan,” tegasnya.

Edukasi anak-anak tetap safe, Rencana rekonstruksi Sade siap digelar

Selain urusan logistik, sektor pendidikan anak-anak Sade yang terdampak juga mendapat jaminan penuh dari pemerintah daerah supaya masa depan mereka tidak FOMO atau ketinggalan pelajaran.

“Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu,” lanjutnya.

Ke depan, Pemprov NTB bakal berkoordinasi intensif dengan Bupati Lombok Tengah untuk menyusun skema rekonstruksi Desa Adat Sade. Bagi NTB, Sade bukan sekadar tempat tinggal biasa, tapi cultural core masyarakat Sasak yang menyimpan warisan tradisi puluhan generasi. Pemerintah berjanji Sade tidak akan berjuang sendirian untuk bangkit dari musibah ini.

“Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kita pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade,” pungkasnya. (aNs)

Gen Z Takeaway

Kejadian shocking menimpa Desa Adat Sade di Lombok Tengah usai dilalap api akibat dugaan korsleting listrik pada Sabtu malam (22/08/2026), tapi Pemprov NTB langsung gercep turun tangan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang standby di lokasi menegaskan bahwa keselamatan warga, suplai logistik, serta keberlangsungan edukasi anak-anak Sade bakal dijamin aman no debat, sembari menyiapkan langkah cepat bareng Bupati Lombok Tengah untuk merekonstruksi kembali kampung adat ikonik tersebut.

Kebakaran Kebakaran Rumah Adat Sade Rumah Adat Sade Suku Sasak NTB Nusa Tenggara Barat Pemprov NTB

Infografis

Terkini

Jogja Fashion Carnival 2026

Jogja Fashion Carnival digelar di Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (22/08/2026) tampilkan karya busana megah tradisi Nusantara meriahkan HUT ke-81 RI.

Footage 11:31 WIB