KPK Spill Dugaan Praktik Suap Ratusan Juta oleh Rektorat untuk Masuk FK Unsoed

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:30 WIB
KPK Spill Dugaan Praktik Suap Ratusan Juta oleh Rektorat untuk Masuk FK Unsoed
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo [astakom/Alfian Tegar]

astakom.com, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nge-spill kabar mengejutkan dari dunia kampus. Mereka menduga ada praktik suap yang nilainya fantastis mencapai ratusan juta rupiah yang melibatkan jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Tujuannya agar calon mahasiswa bisa mulus masuk Fakultas Kedokteran (FK) jalur instan.

“Ada sejumlah uang bernilai ratusan juta rupiah untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/08/2026).

Budi menjelaskan kalau uang pelicin ini nggak diserahkan secara langsung. KPK curiga kalau transaksinya sengaja diputar dulu lewat perantara pihak ketiga biar nggak gampang ketahuan.

“Diduga ada 'layering' dalam penerimaan tersebut,” jelas Budi.

Dalami dugaan praktik ke fakultas lain

Tentu aja hal ini jadi buat dunia pendidikan. Sekarang, KPK lagi serius mendalami apakah praktik kotor ini cuma eksklusif buat calon anak kedokteran, atau jangan-jangan udah jadi rahasia umum di fakultas lainnya di Unsoed.

“Tim tentu dalami apakah praktik-praktik ini hanya terjadi pada penerimaan mahasiswa di Fakultas Kedokteran atau juga terjadi di fakultas-fakultas lainnya,” ujar Budi.

OTT KPK jajaran rektorat Unsoed

Kasus ini mulai viral setelah KPK mengonfirmasi adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak dari jajaran Rektorat Unsoed pada Kamis (20/08/2026).

Gak tanggung-tanggung, circle yang ikut terseret adalah nama-nama besar di kampus, yaitu Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof. Norman Arie Prayogo, dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Prof. Kuat Puji Prayitno.

KPK menjelaskan kalau OTT ini memang berkaitan erat dengan dugaan penerimaan uang dalam proses seleksi mahasiswa baru.

Dalam operasi tersebut, KPK sukses mengamankan barang bukti uang senilai ratusan juta rupiah dan sedang memeriksa sembilan orang secara intensif di Jakarta.

Sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK punya timeline waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

KPK mendalami dugaan suap penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed dengan nilai ratusan juta rupiah yang diduga disamarkan melalui pihak ketiga. OTT terhadap jajaran rektorat juga mengamankan uang ratusan juta dan sembilan orang untuk diperiksa. KPK kini menelusuri apakah praktik serupa terjadi di fakultas lain, sehingga transparansi dan integritas proses penerimaan mahasiswa jadi sorotan utama.

OTT KPK Unsoed Rektor Unsoed Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Infografis

Terkini