Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dicabut, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB
Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dicabut, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan
Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Dicabut, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan [IG: jesswijgolf]

astakom.com, Jakarta – Kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay memasuki babak baru. Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, pelapor memutuskan mencabut laporan polisi yang sebelumnya diajukan ke Polres Metro Jakarta Pusat. Meski begitu, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut.

Hingga Selasa (21/07/2026), keberadaan Jesslyn masih belum diketahui. Polisi juga belum menyimpulkan apakah benar telah terjadi tindak pidana penculikan, sehingga penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri alat bukti, serta memastikan kronologi yang sebenarnya.

Informasi dihimpun astakom.con dari berbagai pemberitaan media nasional serta keterangan resmi kepolisian yang terus berkembang. Hingga berita ini ditulis, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sekaligus menelusuri keberadaan Jesslyn Wijaya Lay.

Polisi: laporan dicabut, penyelidikan tetap berjalan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pelapor berinisial NA, yang merupakan rekan Jesslyn, datang ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Minggu silam (19/07/2026) untuk mencabut laporan polisi.

"Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu tanggal 19, pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan," kata Roby, Selasa (21/07/2026).

Meski laporan telah dicabut, Roby menegaskan penyidik tetap melanjutkan proses yang sedang berjalan. Menurutnya, polisi masih harus memastikan apakah peristiwa yang dilaporkan mengandung unsur tindak pidana.

"Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut," ujarnya.

Berawal dari dugaan dibawa paksa saat acara keluarga

Dugaan peristiwa tersebut terjadi pada Senin pekan silam (13/07/2026) sekitar pukul 19.45 WIB ketika Jesslyn menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kito, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, Jesslyn diduga dihampiri sejumlah pria sebelum kemudian dibawa menggunakan mobil berwarna hitam. Saksi juga menyebut korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum kendaraan meninggalkan lokasi.

Atas dugaan tersebut, pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. Hingga kini, rangkaian peristiwa tersebut masih menjadi materi penyelidikan dan belum menjadi kesimpulan resmi kepolisian.

Polisi masih telusuri keberadaan Jesslyn

Penyidik kini masih berupaya menemukan keberadaan Jesslyn sambil menyusun seluruh potongan informasi yang telah dikumpulkan.

"Belum, jadi untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya," ujar Roby.

Ia mengatakan penyidik belum dapat memastikan apakah Jesslyn berada di luar Jakarta atas kehendaknya sendiri atau berkaitan dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

"Ada kemungkinan tidak di Kota Jakarta. Namun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," katanya.

Roby menambahkan penyidik telah memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan para saksi, hingga mendatangi rumah korban dan keluarganya untuk mengumpulkan alat bukti.

"Kami dari Polres Jakpus sudah menerima laporan polisinya dan sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian yang dilaporkan tersebut. Termasuk memeriksa CCTV di lokasi, saksi-saksi termasuk juga rumah dari pada korban dan orang tua korban," jelasnya.

Keluarga berharap fakta segera terungkap

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, berharap kepolisian dapat mengusut kasus tersebut secara profesional hingga seluruh fakta terungkap dan keberadaan Jesslyn dapat diketahui.

"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel," ujar Andi. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Di era media sosial, kabar hilangnya seseorang memang bisa menyebar dalam hitungan menit. Namun, penting untuk membedakan antara informasi yang sudah terkonfirmasi dan yang masih sebatas dugaan. Dalam kasus Jesslyn Wijaya Lay, polisi hingga kini belum menyimpulkan telah terjadi tindak pidana penculikan. Meski laporan telah dicabut, penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap fakta sebenarnya. Jadi, sebelum ikut menyebarkan informasi atau membangun spekulasi, pastikan selalu mengacu pada perkembangan resmi dari pihak berwenang.

Orang hilang kabar orang hilang Berita Spill Atlet golf Jesslyn Atlet Golf Daftar Pencarian Orang Jesslyn Wijaya

Infografis

Terkini