Tanpa Biaya! Kemenag Ajak Warga Cek Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 16 Juli 2026 | 21:01 WIB
Tanpa Biaya! Kemenag Ajak Warga Cek Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat
Tanpa Biaya! Kemenag Ajak Warga Cek Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat [Kemenag]

astakom.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama lagi ngajak umat Islam buat memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat demi memverifikasi arah kiblat di rumah masing-masing.

Momentum langka saat matahari berada tepat di atas Ka’bah ini bisa banget dipakai buat kalibrasi mandiri yang praktis, presisi, dan sepenuhnya tanpa biaya alias gratis bagi masyarakat luas.

Sasar rumah warga

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sasaran utama dari gerakan edukasi ini adalah rumah-rumah penduduk yang arah kiblatnya sering kali cuma ditentukan berdasarkan perkiraan semata atau sekadar ngikutin arah bangunan tanpa adanya verifikasi ilmiah.

“Berpuluh-puluh tahun istiwa a’zam ini terjadi, tetapi kita belum mengambil manfaatnya secara maksimal. Tahun ini kita ingin mendemokratisasikan metode yang paling mudah, paling murah, bahkan nyaris tanpa biaya agar bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” ucap Abu Rokhmad pada pembukaan International Seminar on Islamic Astronomy and Rashdul Qibla On The Spot di Ciawi, Bogor, dikutip oleh astakom pada Kamis (16/07/2026).

Ratusan ribu pendaftar

Gerakan Nasional Rashdul Kiblat ini pun disambut antusias luar biasa dengan keikutsertaan ratusan ribu pendaftar yang pengen mempraktikkan langsung metode ini.

Cukup pakai bayangan

Selaras dengan hal itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, memaparkan kalau metode ini sebenarnya sangat sederhana banget karena masyarakat cukup menggunakan media alamiah berupa bayangan benda yang tegak lurus di bawah sinar matahari langsung.

"Sekarang tidak ada lagi alasan menentukan arah kiblat hanya dengan perkiraan. Allah telah menghadirkan matahari sebagai media yang dapat dimanfaatkan semua orang untuk memperbaiki arah kiblatnya,” tutur Arsad.

Sinergi sains fikih

Lewat sinergi apik antara sains dan fikih dalam seminar internasional yang dihadiri oleh para pakar dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura ini, Kemenag berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keagamaan yang inklusif serta berbasis ilmu pengetahuan.

Program keren ini sekaligus udah jadi bagian untuk rangkaian Peaceful Muharam 1448 H yang bertema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” guna memberikan kemaslahatan yang nyata dan konkrit bagi masyarakat luas. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Gak perlu aplikasi ribet atau panggil ahli berbayar, fenomena alam Rashdul Kiblat ini jadi hack paling solutif buat benerin arah kiblat di rumah secara presisi. Kemenag sukses buktiin kalau gabungan antara sains astronomi dan ilmu agama bisa dikemas lewat cara yang demokratis, inklusif, dan pastinya ramah di kantong karena sepenuhnya gratis gratis tis!

kemenag update Kementerian Agama Sains dan Fikih Kiblat Rashdul Qibla Rashdul Qiblat

Infografis

Terkini