Dubrovnik Forum Negara Balkan: Pemerintah RI Perkuat Sinergi Diplomasi dan Perdagangan Indonesia-Kroasia

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: AR Purba
Minggu, 28 Juni 2026 | 22:12 WIB
Dubrovnik Forum Negara Balkan: Pemerintah RI Perkuat Sinergi Diplomasi dan Perdagangan Indonesia-Kroasia
Dubrovnik Forum: Wamenlu RI Perkuat Sinergi Diplomasi Indonesia-Kroasia (Kemlu)

astakom.com, Jakarta – Guna memperkokoh kerja sama bilateral antara Indonesia dan Kroasia, Wakil Menteri Luar Negeri RI M. Anis Matta melakukan kunjungan dinas ke Kroasia pada 24–27 Juni 2026. Selain agenda bilateral, Anis Matta dijadwalkan hadir memenuhi undangan Dubrovnik Forum 2026 sebagai perwakilan resmi Menlu RI.

Perayaan 20 tahun forum ini menjadi momentum krusial dengan diangkatnya tema “The Age of Multipolarity: Many Directions, One Future”. Melalui tema tersebut, para pemimpin, pembuat kebijakan, serta tokoh internasional berkumpul untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan global.

Agenda utama yang menjadi sorotan meliputi dinamika geopolitik, stabilitas keamanan, ketahanan ekonomi, serta arah kerja sama multilateral di tengah lanskap dunia yang semakin terfragmentasi.

Di sela-sela agenda utama forum, Wamenlu RI menyempatkan diri menggelar pertemuan bilateral dengan Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Urusan Eropa Kroasia, Frano Matušić. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat sinergi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan dan investasi, pendidikan, digitalisasi, hingga pariwisata dan industri pertahanan. Selain itu, Indonesia juga menjajaki dukungan Kroasia untuk mengawal kepentingan nasional di kawasan Uni Eropa.

Kerja sdama logistik hingga ekraf

Guna merealisasikan target tersebut, Indonesia menyodorkan sejumlah inisiatif konkret. Langkah nyata yang diusulkan meliputi pembentukan forum bisnis berkala, pengembangan paket wisata religi terpadu, hingga optimalisasi kerja sama logistik lewat pemanfaatan Pelabuhan Rijeka.

Tak hanya itu, sektor ekonomi kreatif juga dibidik melalui rencana kolaborasi industri perfilman yang akan melibatkan para pelaku industri kreatif dari kedua negara.

Komitmen pekerja migran dan OECD

Dari pertemuan itu, kedua negara berhasil mencapai beberapa poin kesepakatan penting. Langkah konkret yang segera dikejar adalah percepatan penyelesaian MoU penempatan tenaga kerja migran Indonesia di bidang perhotelan dan pariwisata.

Di sisi lain, Kroasia juga menyatakan kesiapannya untuk menyokong langkah Indonesia masuk ke dalam OECD serta mengawal tuntasnya perjanjian IEU-CEPA. Kerja sama ini kemudian diperkuat dengan komitmen bersama dalam memperlebar kolaborasi di sektor ekonomi maupun pendidikan.

Selain membahas agenda bilateral, kedua belah pihak turut bertukar pandangan mengenai dinamika hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa. Mereka menekankan krusialnya kolaborasi antara negara-negara berkembang serta negara kekuatan menengah (middle powers) dalam menjaga stabilitas internasional, terutama di tengah situasi global yang kian diliputi ketidakpastian.

Diplomasi global dan dialog lintas agama

Agenda diplomasi Wamenlu RI di Kroasia berlanjut dengan kunjungan kehormatan kepada Grand Mufti Kroasia, Aziz Effendi Hasanović, di Islamic Center Zagreb.

Pertemuan ini berfokus pada pembahasan isu-isu strategis, termasuk perkembangan geopolitik global dan situasi terkini yang dihadapi dunia Islam. Keduanya juga sepakat mengenai pentingnya memperkokoh jejaring komunitas Muslim global serta terus mendorong dialog lintas agama demi terciptanya moderasi beragama. (nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

Diplomasi Indonesia lagi naik kelas, nih! Lewat Dubrovnik Forum 2026, Indonesia-Kroasia resmi ngebut kolaborasi di sektor yang relate banget sama kita, mulai dari visa kerja buat industri perhotelan, kerja sama perfilman (ekraf), sampai pariwisata. Intinya, kerja sama middle powers ini jadi bukti kalau suara Indonesia makin diperhitungkan dalam menjaga stabilitas global di tengah dunia yang makin multipolar!

Indonesia - Kroasia Kroasia Wamenlu RI Diplomasi Indonesia

Infografis

Terkini