Ubah Karakter Anak Putus Sekolah, Orang Tua Murid: Terima Kasih Pak Prabowo!

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:49 WIB
Ubah Karakter Anak Putus Sekolah, Orang Tua Murid: Terima Kasih Pak Prabowo!
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa haru dan bangga usai menyaksikan langsung pencapaian anak-anak Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026. [Foto: BPMI Setpres]

astakom.com, Jakarta — Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung terbukti nyata mengubah nasib anak-anak marjinal dari keluarga rentan. Sekolah berasrama ini menjadi peluang kedua bagi anak-anak kurang mampu yang sebelumnya putus sekolah, bahkan ada yang tadinya telantar dan tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Ada murid yang awalnya tidak masuk KK manapun. Setelah dibantu pengurusan NIK oleh pendamping PKH, ia bisa belajar di sini. Ternyata, dia memiliki potensi akademik dan sosial-emosional yang sangat baik," ujar Kepala SRT 35 Bandar Lampung, Anton Hamidi.

Menurut Anton, mayoritas murid datang dengan latar belakang keluarga yang kompleks—mulai dari trauma perceraian, korban KDRT, hingga pengabaian pola pengasuhan. Namun, setelah menjalani pendidikan berasrama, perubahan karakter para siswa justru memicu keheranan masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.

Pantau perkembangan anak di luar sekolah

Saat masa libur sekolah, wali asrama sengaja melakukan kunjungan rumah (home visit) untuk memantau perkembangan anak di luar sekolah. Dari dialog bersama kerabat, tetangga, hingga ketua RT setempat, warga mengaku kaget melihat perubahan drastis para siswa yang kini menjadi jauh lebih disiplin, santun, dan bertanggung jawab dalam waktu singkat.

Dampak riil ini memicu luapan emosional dari para orang tua. Anton menceritakan, pihak sekolah sempat mendokumentasikan wawancara ringan dalam bentuk video saat para wali murid mengantarkan anak-anak kembali ke asrama usai liburan. Dari sana terlihat rasa syukur yang jujur dan tanpa rekayasa.

Terima kasih Bapak Prabowo

"Semua orang tua menunjukkan rasa terima kasih mendalam. Tanpa diarahkan, mereka secara spontan menyampaikan: 'Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih Bapak Prabowo. Sekarang anak kami sudah sekolah lagi dan perkembangannya sangat baik,'" tutur Anton.

Bagi pihak sekolah, perubahan tabiat anak dan apresiasi polos dari masyarakat bawah ini menjadi bukti nyata di lapangan bahwa program afirmasi pendidikan tersebut berhasil memutus rantai keterpurukan anak-anak marjinal tanpa sekadar retorika. (Usm/ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

SRT 35 Bandar Lampung bener-bener jadi plot twist terbaik buat anak-anak marjinal yang tadinya putus sekolah bahkan gak punya NIK. Begitu masuk sekolah asrama ini, mereka langsung glow up secara akademik dan kepribadian sampai bikin tetangga rumah pada shocked. Orang tua mereka pun terharu banget dan secara spontan langsung nge-hype sambil bilang, "Sumpah, makasih Pak Presiden, makasih Pak Prabowo!" karena anaknya sekarang makin positif dan gak lost direction lagi. Bukti nyata kalau program ini emang no counter!

sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo

Infografis

Terkini