Persiapan Haji 2027: Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran demi Layanan Jemaah
astakom.com, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah telah mengawali tahapan persiapan untuk musim haji 1448 H/2027 M. Langkah awal ini dilakukan secara serentak di tengah proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M yang saat ini masih berlangsung.
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan kalau persiapan itu menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, kemarin (10/06/2026). Selain membahas persiapan tersebut, rapat rutin ini juga mengupas realisasi anggaran 2026 serta rencana program kerja tahun 2027.
Persiapan Haji 2027 dimulai
Menhaj menekankan kalau penyelenggaraan ibadah haji merupakan sebuah siklus yang tidak terputus. Atas dasar itulah, ia menegaskan kalau tahapan persiapan untuk musim berikutnya wajib dimulai tanpa harus menunggu seluruh rangkaian operasional tahun berjalan sepenuhnya selesai.
Fokus alokasi anggaran baru
"Pagu anggaran tahun 2027 kami arahkan untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah, meningkatkan kualitas layanan jemaah, mendukung transformasi kelembagaan, memperkuat sumber daya manusia, serta mengembangkan sistem digital yang mampu menghadirkan layanan yang lebih efektif, terintegrasi, dan fokus pada kebutuhan jemaah,” ucap Menhaj dikutip oleh astakom pada Kamis, (11/06/2026).
Menurut Menhaj arah kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk merealisasikan visi Kemenhaj. Visi tersebut berfokus pada penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang profesional, akuntabel, serta membawa kemaslahatan, sekaligus menjadi pilar pendukung menuju Indonesia Emas 2045.
Evaluasi total operasional 2026
Selain itu, catatan evaluasi dari operasional haji tahun 2026 bakal dijadikan fondasi utama dalam merancang program kerja tahun depan. Kemenhaj bakal mengkaji berbagai aspek, mulai dari catatan lapangan, kebutuhan jemaah, dinamika kebijakan internasional, sampai penguatan kelembagaan menjadi bahan perbaikan demi mendongkrak mutu pelayanan pada musim haji mendatang.
Mandat baru lembaga baru
Rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI ini juga menandai titik awal pembahasan support anggaran bagi Kemenhaj. Sebagai instansi yang baru dibentuk, kementerian ini mengemban mandat khusus untuk menyelenggarakan ibadah haji dan umrah secara lebih terfokus serta terintegrasi.
Melalui dukungan anggaran yang cukup dan kemitraan bersama DPR, Kemenhaj optimistis bisa meningkatkan standar pelayanan jemaah Indonesia. Targetnya adalah menghadirkan operasional haji yang makin aman, nyaman, dan membawa berkah serta kemaslahatan luas. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Move on cepat itu perlu! Belum juga kelar pemulangan jemaah haji 2026, Kemenhaj sudah tancap gas nge-plan buat musim haji 2027 lewat pengajuan anggaran baru ke DPR. Intinya, lembaga baru ini pengen perbaiki fasilitas, gaspol transformasi digital, dan belajar dari evaluasi tahun ini biar jemaah makin nyaman, aman, dan nggak nemu masalah yang itu-itu lagi di lapangan.









