Libur Sekolah Makin Dekat, Pemerintah Ingatkan Destinasi Wisata Tak Cuma Ramai tapi Juga Aman

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: AR Purba
Minggu, 7 Juni 2026 | 21:49 WIB
Libur Sekolah Makin Dekat, Pemerintah Ingatkan Destinasi Wisata Tak Cuma Ramai tapi Juga Aman
Libur Sekolah Makin Dekat, Wamenpar Minta Destinasi Wisata Tak Cuma Ramai tapi Juga Aman (kemenpar)

astakom.com, Jakarta - Musim libur sekolah semakin dekat. Kementerian Pariwisata memperkirakan periode tersebut akan mendorong peningkatan pergerakan wisatawan ke berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia.

Menghadapi momentum tersebut, pemerintah mulai memastikan kesiapan destinasi wisata agar tetap mampu memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi pengunjung.

Melansir siaran pers Kementerian Pariwisata, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meninjau langsung atraksi wisata Waterbom dilansir pada Minggu (7/6/2026) untuk melihat kesiapan destinasi wisata menghadapi periode libur sekolah yang diperkirakan menjadi salah satu momentum penting bagi sektor pariwisata nasional.

Libur sekolah diprediksi ramai

Dalam kunjungan tersebut, Ni Luh Puspa mengatakan periode libur sekolah diperkirakan akan mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara ke berbagai daerah, termasuk Bali.

"Kunjungan ini menjadi langkah kami untuk melihat secara langsung kesiapan destinasi wisata, khususnya di Bali, dalam menghadapi momentum libur sekolah," kata Ni Luh Puspa, mengutip siaran pers Kementerian Pariwisata.

Menurutnya, libur sekolah tidak hanya perlu dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas pengelolaan destinasi dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Jangan sampai kewalahan

Wamenpar menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama saat memasuki musim liburan.

Karena itu, seluruh pengelola destinasi wisata diharapkan memastikan fasilitas dan layanan berada dalam kondisi optimal sebelum menerima lonjakan kunjungan wisatawan.

Melansir siaran pers Kementerian Pariwisata, kesiapan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana, manajemen pengunjung, mitigasi risiko, penerapan standar keselamatan, pengelolaan sampah, hingga kesiapan sumber daya manusia yang menjadi elemen penting dalam memberikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Ni Luh Puspa juga mengapresiasi manajemen Waterbom Bali yang dinilai konsisten menjaga kualitas layanan dan standar operasional destinasi.

"Kami berharap seluruh pemangku kepentingan pariwisata dapat terus berkolaborasi menghadirkan destinasi yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dengan tenang serta membawa kesan positif terhadap pariwisata Indonesia," ujarnya.

Pelaku wisata mulai bersiap

Untuk memperkuat aspek keselamatan wisata, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan berbagai program pelatihan bagi pelaku industri pariwisata, khususnya pada aktivitas berisiko tinggi seperti wisata gunung, wisata tirta, arung jeram, dan snorkeling.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan asosiasi, akademisi, dan praktisi pariwisata serta diperkuat melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi.

Dalam aspek pelayanan wisata, Kementerian Pariwisata juga telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang mengatur standar pelayanan wisatawan sejak tahap perencanaan perjalanan hingga wisatawan kembali dari destinasi.

"Dokumen ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri pariwisata, untuk memastikan kesiapan destinasi dalam memenuhi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan," kata Ni Luh Puspa.

Respons operator wisata 

Sementara itu, CEO Waterbom Bali, Sayan Gulino, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi periode high season, termasuk libur sekolah.

"Kami memiliki departemen quality control yang secara rutin melakukan pemeriksaan. Dengan pengalaman 33 tahun, kami siap menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan. Dari sisi tim dan staf pun kami telah mempersiapkan diri menghadapi high season," ujar Sayan.

Selain memastikan kesiapan fasilitas, Waterbom Bali juga menerapkan manajemen kapasitas kunjungan guna menjaga kualitas pengalaman wisatawan dan daya dukung lingkungan.

"Dengan manajemen kapasitas yang baik, pengunjung tidak perlu mengantre terlalu lama, ketersediaan loker tetap memadai, serta kebersihan toilet dan fasilitas umum tetap terjaga. Karena itu, dalam menghadapi high season kami akan tetap disiplin menjaga kapasitas kunjungan sesuai standar yang telah ditetapkan," katanya.(deA/aRsp)

Gen Z Takeaway

Menjelang libur sekolah, Kementerian Pariwisata menaruh perhatian pada kesiapan destinasi wisata dalam menghadapi potensi peningkatan pergerakan wisatawan. Fokusnya bukan hanya pada jumlah kunjungan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kualitas layanan tetap terjaga selama periode liburan berlangsung.

Kemenpar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) libur sekolah Destinasi wisata Ni Luh Puspa

Infografis

Terkini