Manifestasi Keteladanan Ketum Prabowo Subianto, DPP Gerindra Potong dan Berbagi Hewan Kurban ke Masyarakat
astakom.com, Jakarta - Momentum Iduladha 2026 kali ini benar-benar dimanfaatkan oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk gaspol memperkuat tradisi berbagi kepada masyarakat melalui penyaluran hewan kurban.
Aksi sosial yang berskala masif ini sebagai bentuk real action dari keteladanan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam membangun social awareness dan kepedulian nyata di tengah masyarakat.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Setyoko, yang didampingi kepala Sekretariat DPP Partai Gerindra dan sejumlah kader muda Partai Gerindra mengatakan DPP Partai Gerindra telah menyiapkan line up 20 ekor sapi dan 14 ekor kambing yang siap disembelih untuk kemudian didistribusikan dalam bentuk 10 ribu paket daging bagi masyarakat.
“DPP Partai Gerindra hari ini memaksimalkan pemotongan hewan kurban berjumlah 20 ekor sapi dan 14 kambing. Jadi total 36 hewan yang disiapkan dan 16 ekor hewan kurban sudah didistribusikan di masjid-masjid yang ada di sekitar DPP Partai Gerindra,” tutur Setyoko, di DPP Partai Gerindra, Kamis (28/1/2026).
5.200 hewan kurban dari kader-legislator Gerindra
Setyoko yang juga ketua DPP Partai Gerindra bidang kampanye digital, menyebutkan bahwa agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengabdian tahunan yang sudah menjadi DNA partai.
Menariknya, antusiasme ini juga booming di tingkat nasional dengan total hewan kurban yang terdata dari kader dan anggota legislatif di seluruh Indonesia sudah menembus angka 5.200 ekor.
“Dan teman-teman kader Partai Gerindra di daerah wilayah masing-masing sampai hari ini kami data se-Indonesia dari yang dilakukan oleh semua kader dan anggota dewan sudah tembus di angka 5.200-an ekor hewan kurban yang terpotong,” ujar Setyoko.
Plot twist-nya, angka ribuan tersebut diprediksi masih akan terus counting alias bertambah karena laporan yang masuk baru mencakup 19 provinsi.
Vibes Iduladha di wilayah mayoritas nonmuslim
Menariknya lagi, solidaritas tanpa batas ini juga tertangkap kamera di wilayah mayoritas non-Muslim seperti Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang membuktikan bahwa spirit Iduladha kali ini sukses menyatukan semua kalangan.
“Inilah bahwa bangsa kita bangsa besar. Bahkan untuk wilayah-wilayah mayoritas non-Muslim pun seperti Bali dan NTT juga banyak melakukan pemotongan hewan kurban,” terang Setyoko.
Keteladanan kader Partai Gerindra
Demi memastikan seluruh proses distribusi berjalan smooth dan tepat sasaran, para kader muda Gerindra bahkan menunjukkan totalitas tanpa batas.
Banyak dari mereka yang rela skip pulang kampung alias menunda mudik demi mengawal langsung pembagian daging kurban, sebuah manifestasi dari nilai pengabdian yang terus ditanamkan di internal partai.
“Kalau dulu sebelum menjadi kader mungkin kita bermanfaat untuk keluarga dan tetangga-tetangga. Setelah menjadi kader, kita harus bisa bermanfaat untuk masyarakat yang lebih luas,” kata Setyoko.
“Teman-teman di sini, adik-adik yang tidak dari sini juga asalnya bukan dari Jakarta, ada yang dari Sumut, ada yang dari Riau. Mereka standby di Jakarta, mereka sudah tidak berfokus pada pulang kampung lagi tapi untuk masyarakat luas,” sambungnya.(aLf/aRsp)










