4 Gugatan Dilayangkan: Kasus Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Gelar Sidang di PN Jakpus 2 Juni 2026
astakom.com, Jakarta — Kasus sengkarut juri dan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memasuki babak baru yang makin intense.
Polemik yang sempat bikin netizen speechless ini akhirnya menggelar sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus) pada Selasa (2/6/2026), setelah gugatan resmi terdaftar dengan nomor perkara 335/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst.
Juru Bicara PN Jakpus, Sunoto, mengungkapkan David Tobing selaku penggugat melayangkan gugatan dan menuntut keadilan secara all-in terhadap empat pihak sekaligus, mulai dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Dyasita Widya Budi, Indri Wahyuni, dan tergugat 4 Shindy Luthfiana.
"Susunan majelis yang akan mengadili, yaitu Hakim Ketua Ummi Kusuma Putri, dengan didampingi hakim anggota I Gusti Ngurah Partha Bhargawa serta Zeni Zenal Mutaqin," ungkap Sunoto, dikutip dari media nasional, Kamis (28/5/2026).
4 gugatan David selaku penggugat
Dalam petitumnya, David beneran all-in lewat empat tuntutan utama yang isinya meminta majelis hakim mengabulkan seluruh gugatan tanpa sisa, sekaligus men-call out bahwa tindakan para tergugat fix merupakan perbuatan melawan hukum.
Enggak tanggung-tanggung, David juga mendesak Ahmad Muzani selaku Ketua MPR RI untuk mengambil tindakan ultimate, yaitu memecat secara tidak hormat Dyasita dan Indri dari posisi mereka sebagai pekerja di MPR RI karena dinilai sudah menyalakan red flag besar.
Sunoto membeberkan bahwa David menuntut sanksi cancel culture jalur hukum kepada Dyasita dan Indri harus di-blacklist total dan dilarang keras menjadi juri di seluruh event resmi kenegaraan, mulai dari level daerah, pusat, sampai tingkat nasional.
Final ulang LCC di-cancel
Sebelumnya, MPR RI telah memutuskan buat cancel rencana final ulang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalbar. Langkah ini diambil setelah SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas kompak ngasih statement penolakan.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, nge-spill kalau kedua sekolah itu ngerasa no need buat bikin lomba ulang. Keputusan pembatalan ini juga hasil kesepakatan seluruh fraksi yang ada di MPR RI.
"Hari ini kami rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini," tutur Abraham di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Dia juga nambahin kalau pihak MPR RI udah sempat meet up langsung sama perwakilan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas minggu lalu. Menurutnya, MPR RI beneran welcome dan menerima semua masukan serta permintaan dari kedua sekolah tersebut dengan attitude yang baik.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang kemarin sempat jadi center of attention di tengah polemik LCC ini, justru bakal jadi Duta Lomba Cerdas Cermat MPR RI.(aLf/aRsp)










